Home
Artikel Terkini
Excellence
Public Training
In-House Training
Tujuan Hidup
Pengenalan Diri
Etika
Etos Kerja
Skill Dasar
Pekerjaan
Tenaga Kerja
Uang dan Harta
Pendidikan
Budaya
4_Life
Tentang Kami
Hubungi Kami
Privacy Policy
Site Search
Berlangganan

Subscribe To This Site
XML RSS
Add to Google
Add to My Yahoo!
Add to My MSN
Subscribe with Bloglines

Bekerja Secara Rasional:
Sebuah Panggilan

Pentingnya Bekerja Secara Rasional

Salah satu perbedaan penting antara manusia dan binatang adalah dalam hal berpikir. Sekalipun binatang mempunyai otak, tetapi binatang tidak bisa berpikir. Binatang tidak mempunyai kapasitas untuk memahami ciptaan; binatang tidak mempunyai kemampuan untuk memikirkan prinsip-prinsip yang mengatur alam, tetapi manusia mempunyai kapasitas untuk itu. Manusia mampu memikirkan dirinya dan alam sekitarnya bahkan mampu mengenal sang Pencipta. Saingan manusia hanya malaikat, yang mampu berpikir sekalipun tidak memiliki otak.

Kemampuan berpikir ini melekat pada diri manusia, yang memang dicipta untuk mengelola bumi dengan baik dan melestarikannya, bukan merusaknya. Seharusnya tidak ada banjir yang menghancurkan persawahan atau perumahan seperti yang sering terjadi di negeri ini. Hutan tidak dibabat habis. Alam tidak dirusak, tetapi dirawat dengan baik agar terus dalam keseimbangan. Bukan hanya untuk mengelola dan memelihara saja, tapi juga kemampuan berpikir manusia ditujukan untuk mengembangkan bumi. Manusia diberi mandat untuk mengusahakan tanah agar memberikan hasil yang lebih baik dari sebelumnya, mengusahakan agar ciptaan lainnya lebih baik dari sebelumnya, dan meningkatkan keindahan alam sampai mencapai keindahan terbaik.

Untuk mengelola, melestarikan dan mengembangkan bumi, manusia harus bekerja secara rasional untuk menemukan rahasia-rahasia ciptaan. Bumi maupun alam semesta memang menyimpan banyak rahasia alam; banyak prinsip-prinsip yang mengatur alam yang harus ditemukan oleh manusia. Bahwa bumi dan planet-planet berputar pada orbitnya- ada hukum yang mengaturnya. Bidang Fisika, Kimia, Biologi, Matematika dan bidang-bidang lain mempunyai prinsip-prinsipnya sendiri. Bahkan seni sekalipun mempunyai prinsip-prinsip yang telah ditetapkan oleh Tuhan.

Namun, prinsip-prinsip ini tidak dipaparkan begitu gamblang kepada manusia. Tidak semua prinsip-prinsip itu terlihat jelas. Manusia bisa melihat matahari bergerak dari Timur ke Barat, tetapi manusia tidak bisa melihat prinsip-prinsip yang mengatur gerakan itu. Manusia bisa melihat batu jatuh dari atas ke bawah, tetapi ia tidak bisa melihat prinsip yang mengaturnya. Manusia harus mencari prinsip-prinsip itu dan menemukan hukum-hukum yang mengatur alam semesta.

Kehadiran sosok seperti Isaac Newton, Michael Faraday, Georg Ohm, Thomas Alva Edison, Albert Einstein, dan Gregor Mendel dan sosok-sosok lain telah memecahkan teka-teki alam. Mereka menemukan rahasia-rahasia alam. Mereka bekerja dengan akal; mereka bekerja secara rasional. Mereka mencari, menggali dan menemukan prinsip-prinsip ini bukan dengan perasaan atau jampi-jampi atau bertanya kepada dukun, tetapi mereka menemukannya dengan rasionya.

Manusia memang dituntut untuk menggunakan akal sebaik mungkin untuk menemukan prinsip-prinsip yang mengatur alam semesta. Bukan hanya itu saja, manusia dituntut untuk mencari relasi antara prinsip yang satu dan yang lainnya dan prinsip-prinsip yang mengikat bidang yang satu dengan bidang yang lain. Bahkan pada tahapan yang tertinggi, manusia dituntut untuk mencari prinsip yang menopang seluruh alam semesta.

Manusia memang harus bekerja sesuai dengan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan oleh Tuhan. Seluruh prinsip ataupun hukum yang ditetapkan oleh Tuhan harus ditaati; baik itu hukum yang terkandung dalam alam maupun yang diberikan oleh Tuhan yang Maha Esa kepada manusia. Bekerja dengan mentaati hukum-hukum yang telah ditetapkan- inilah salah satu makna dari bekerja secara rasional. Hukum-hukum alam dihormati dan diikuti; prinsip-prinsip tidak diabaikan. Apakah itu di bidang Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Kedokteran, Pendidikan, Hukum, Ekonomi, Politik, dan bidang-bidang lainnya- prinsip-prinsipnya dihargai dan dipatuhi terlebih-lebih hukum yang mengatur relasi antara manusia dengan Tuhan yang Maha Esa. Hanya dengan demikian, manusia mengusir malapetaka dari dirinya, orang lain dan umat manusia.

Renungan:

  1. Menurut Anda, bagaimana bekerja secara rasional?
  2. Hukum-hukum alam mana saja yang terkait dengan pekerjaan Anda?
  3. Sejauh mana Anda menghormati hukum-hukum itu dalam pekerjaan Anda?

Artikel Terkait:

Pengertian Etos Kerja
Adalah respon yang unik dari seseorang atau kelompok atau masyarakat terhadap kehidupan.

Etos Kerja Pancasila
Menyajikan 10 ciri nilai yang penting dalam dunia kerja, yang diambil dari nilai-nilai Pancasila.

Bekerja dengan Rasa Tanggung Jawab Semakin Langka
Bila ada kegagalan dalam pekerjaan atau proyek, segelintir orang yang mau cepat-cepat mengambil tanggung jawab.

Memilih Pekerjaan Sesuai Bakat
Sering beresiko. Tidak selalu pilihan ini memberikan penghasilan yang menarik, tetapi hanya pilihan ini yang memberikan kepuasan alami yang terdalam.

Pengaruh Agama Terhadap Etos Kerja

Daftar Artikel di Putra-Putri-Indonesia.com

Dari Bekerja Secara Rasional ke Halaman Depan



Keep Learning Keep Growing

4Life Transfer Factor
Best Solution for your
Body Health

Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com

Enter your E-mail Address
Enter your First Name
Then

Don't worry -- your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.

Upcoming Seminar

Effective Meeting at Workplace
24 Mei 2012
Hotel Lumire, Senen, Jakarta
Rp1.000.000
Early Bird (before 14 Mei 2012),
Rp900.000

Organized by:
PT. Business Excellence Luminance
Management Consulting and Smart Training

Contact No.:
0813-1141-8800 or 021-2637-1155

Speaker: Judika Malau

'Testimony':

"Instruktur sudah sangat-sangat professional dan berpengalaman dalam penguasaan materi. Dari seminar yang diberikan, banyak manfaat yang membangun yayasan kami ke depan." (Wilfirmus Uwil, Yayasan ASRI, Kalimantan Barat)

Public Training in 2012
for People and Business to Grow

In-House Training



SPONSOR

Alma Butik dan Kursus Jahit