Home
Artikel Terkini
Public Training (1)
Public Training (2)
In-House Training
In-House-Training (2)
Business Excellence
Tujuan Hidup
Pengenalan Diri
Etika
Etos Kerja
Kecakapan Dasar
Pekerjaan
Ketenagakerjaan
Uang dan Harta
Pendidikan
Budaya
Tentang Kami
Hubungi Kami
Privacy Policy
Site Search
Berlangganan

Subscribe To This Site
XML RSS
Add to Google
Add to My Yahoo!
Add to My MSN
Subscribe with Bloglines

Etika Pancasila untuk Putra-Putri Indonesia

Berbagai variasi istilah disodorkan untuk etika (aturan main). Ada aturan main untuk keluarga, bisnis, politik, komunikasi, bergaul, makan, dan aturan main lainnya. Di keluarga, suami mengasihi isteri dan memelihara keluarga, isteri menghormati suami, dan anak menghormati orang tua. Di kantor, bawahan menghormati atasan dan atasan mengayomi bawahan.

Namun demikian, aturan main sering direduksi dan dipersempit. Aturan main untuk keluarga hanya dibuat berlaku di lingkungan keluarga saja; aturan main untuk bisnis hanya di lingkaran bisnis. Seolah-olah ada segmentasi untuk aturan main ini.

Prinsip-prinsip universal berlaku untuk semua tempat dan waktu. Apakah itu di rumah dan di kantor, prinsip-prinsip yang sama tetap berlaku. Oleh sebab itu, tidak tepat memberlakukan prinsip-prinsip tertentu hanya pada lingkungan tertentu. Aturan main ini merupakan satu kesatuan atau sistem. Bila satu prinsip tidak dilakukan dan prinsip lain diabaikan- itu berarti mengabaikan keseluruhan.

Apakah aturan main untuk putra-putri Indonesia? Aturan main yang paling mendasar telah dipaparkan pada Pembukaan UUD 1945, khususnya secara eksplisit tertera pada sila pertama, ke-dua dan ke-lima. Di situs ini, aturan main (prinsip-prinsip) yang sangat mendasar ini dikembangkan dalam bentuk sepuluh prinsip utama. Kami menamakan aturan main ini sebagai Etika Pancasila, yaitu:

  1. Tidak percaya kepada dukun, 'orang pintar' atau siapa saja selain Tuhan Yang Maha Esa
  2. Tidak menyembah apapun sebagai pengganti Tuhan Yang Maha Esa
  3. Tidak menyebut nama Tuhan Yang Maha Esa dengan sembarangan
  4. Menghormati waktu ibadah dan hari-hari raya besar dan melakukan ibadah sesuai dengan keyakinannya
  5. Menghormati orang tua
  6. Tidak membunuh saudara setanah air
  7. Tidak melakukan hubungan seks di luar pernikahan
  8. Tidak mengambil milik orang lain
  9. Tidak mengatakan yang salah kepada siapapun
  10. Tidak menginginkan milik orang lain: rumahnya, isterinya, suaminya, pembantunya, atau apapun yang dimiliki orang lain

Renungan:

  1. Ambillah langkah-langkah untuk mewujudkan etika yang belum terlatih dalam hidup Anda. Ini tidak akan terjadi dalam sekejap dan kemungkinan Anda akan jatuh bangun. Oleh sebab itu, Anda perlu bersabar.

Artikel Terkait:

Menghormati Orang Tua: Salah Satu Pilar-Etis Terpenting untuk Sesama
Kurang lebih 1000 tahun sebelum Confusius, menghormati orang tua merupakan salah satu pilar sikap yang terpenting dalam hubungan sesama manusia.

Konfusianisme: Perkenalan
Konfusianisme menekankan pentingnya individu; pengembangan individu merupakan fondasi dari pembangunan keluarga, masyarakat dan negara.

Dominasi Pragmatisme dalam Dunia Kerja
Pragmatisme adalah falsafah yang dominan dalam dunia kerja. Falsafah ini tidak melihat kebenaran sebagai yang mutlak. Kalaupun ada kebenaran, yang menjadi ukuran adalah keuntungan.

Aturan Menonton di Aula Simfonia Jakarta
Berikut adalah aturan menonton di Aula Simfonia Jakarta. Pertama, usahakanlah berpakaian serapih dan seanggun mungkin.

Etika Meminjam Uang kepada Orang Lain
Tips agar integritas dan reputasi Anda tidak rusak hanya karena melupakan prinsip-prinsip penting dalam hal meminjam uang.

Dari Etika Pancasila ke Halaman Depan
Situs Putra-Putri Indonesia memfasilitasi terbentuknya manusia Indonesia yang seutuhnya.



Keep Learning Keep Growing

Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com

Enter your E-mail Address
Enter your First Name
Then

Don't worry -- your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.

Upcoming Seminar!

Labor Law
(UU Tenaga Kerja, No.13/2003)
6 Mar. 2012
Hotel Lumire, Senen, Jakarta
Fee: Rp1.000.000

Business Process Improvement
and Management

(Bagaimana Membuat Bisnis Process
20-21 Mar. 2012
Hotel Lumire, Senen, Jakarta
Fee: Rp2.500.000
(Early Bird, Rp2.000.000
bila konfirmasi dilakukan
sebelum 6 Maret 2012)

Speaker: Judika Malau


Organized by:

PT. Business Excellence Luminance
Management Consulting and Smart Training

Contact No.:
0813-1141-8800 or 021-2637-1155

Public Training in 2012 (Bag. 1)
for People and Business to Grow

Public Training in 2012 (Bag. 2)

Smart In-House Training (1)

Smart In-House Training (2)



Client:
    PT. Hotmal Jaya Perkasa, Cibitung