'Financial Freedom:' Apa Maksudnya?

'Financial Freedom' adalah konsep yang menggiurkan. Ribuan bahkan jutaan manusia diinspirasi dengan konsep ini. Kepada mereka yang bekerja baik paruh waktu atau full time di bidang MLM (Multi Level Marketing) atau asuransi- konsep ini sering digemakan. Dengan merangsang orang untuk punya impian bisa berlibur ke luar negeri, punya rumah bagus, dan bisa memberi dukungan uang dalam aktifitas sosial atau keagamaan, dan beragam impian menarik lainnya-  konsep ini digulirkan kepada siapa saja yang terbuai untuk memiliki uang banyak.

Banyak memang yang terinspirasi. Dengan penghasilan yang relatif besar, di atas kertas banyak hal-hal yang baik bisa dilakukan: membantu orang yang kesulitan, memberikan sedekah kepada orang  yang miskin, menyiapkan pendidikan anak dan berbagai kebutuhan yang sifatnya pribadi seperti liburan ke Eropah dan mempersiapkan bekal di masa pensiun. 

Sekalipun tidak mudah mendeteksi siapa yang 'financially free,' ada dua orang di bawah kolong langit ini yang benar-benar bebas dari jeratan uang. Pertama adalah janda miskin yang saya baca di satu buku klasik yang saya punya. Janda  ini hanya punya gaji dibawah UMR (Upah Minimum Regional, tapi rela memberikan seluruh penghasilannya sebagai persembahan kepada Allahnya. Ia memberikan seluruh penghasilannya tanpa menyisakan sepeserpun. Janda miskin ini memberi dengan segenap hatinya sedangkan orang kaya memberikan persembahan dari kelebihan hartanya.

Sosok yang kedua adalah Bill Gates. Ia mempunyai harta kekayaan kira-kira1000 triliun rupiah, hampir separuh dari anggaran belanja Negara di 2016. Namun, Bill Gates tidak banyak memberikan perhatian berapa banyak kekayaannya. Banyak kekayaannya ia sumbangkan kepada masyarakat melalui badan amal Melissa & Gates Foundation. Ketika ia ditanya apa yang ia lakukan terhadap hartanya apabila ia meninggal- apakah ia akan mewariskannya kepada anaknya atau tidak? Bill Gates mengatakan bahwa anaknya tidak akan mewarisi hartanya; mereka hanya mendapat sedikit untuk mendukung mereka memulai pekerjaan yang ia sukai.

Sosok seperti janda miskin atau Bill gates termasuk langka. Bila kita melihat fakta,  banyak orang yang secara hitungan matematis terbilang 'financially free" justru tidak 'free'. Orang itu diikat oleh uang. Uang mengikat jiwa dan tubuhnya. Beragam bentuk ikatan ini mulai dari orang yang membuat uang jadi tujuan hidup, merasa jiwanya tenang karena banyaknya hartanya, menahan bonus bagai pekerja, hanya memberi upah UMR (Upah Minimum Regional) kepada pekerja sekalipun secara financial mampu memberikan lebih.

'Financial freedom' bukan soal berapa banyak atau sedikit uang di tangan, tetapi tentang kondisi pikiran;  apakah seseorang diikat oleh uang- sedikit atau banyak.

'Financial freedom' bukan soal berapa banyak atau sedikit uang di tangan, tetapi tentang kondisi pikiran;  apakah seseorang diikat oleh uang- sedikit atau banyak. Dengan kata lain, ia mampu melakukan hal-hal yang baik dengan uang yang ada di tangannya kepada siapa saja yang membutuhkan karena ia sadar bahwa ia dipercaya untuk mengelola harta yang dititipkan Sang Ilahi kepadanya untuk kebaikan orang lain. (JM)


START YOUR OWN BUSINESS
Jadwal Jakarta; Jadwal Lippo Cikarang  
   Kontak: 0813-1141-8800; 0813-1122-1148;
E-mail: info@business-excellence-luminance.co.id atau
info@putra-putri-indonesia.com (bagi pelanggan situs ini)



Copyright 2009-2016 putra-putri-indonesia.com


Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com (Free)

Enter Your E-mail Address
Enter Your First Name (optional)
Then

Don't worry — your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.

KONTAK SEMINAR
0813-1141-8800
0813-1122-1148

Start your Own Business

Habits of the Mind

Luminance of the Mind