Izin Tinggal Terbatas Bagi Pemegang Saham Asing di PT PMA

Visa Tinggal Terbatas dan Izin Tinggal Terbatas (ITT) merupakan dua dokumen yang penting bagi pemegang saham dalam PT. Penanaman Modal Asing. Salah satu sumber hukum yang perlu Anda pelajari adalah Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1994. Sudah ada beberapa perubahan terhadap Peraturan Pemerintah ini. Namun ringkasan dari peraturan ini dapat memberikan substansi tentang perlunya Visa Tinggal Terbatas dan ITT bagi mitra asing Anda dalam PT. Penanaman Modal Asing.

Ringkasan Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1994 Tentang Visa, Izin Masuk dan Izin Keimigrasian

Pasal 1, ayat 2 e disebutkan, 'Visa Tinggal Terbatas bagi mereka yang bermaksud untuk:
1) menanamkan modal;
2) bekerja;
3) melaksanakan tugas sebagai rohaniawan;
4) mengikuti pendidikan dan latihan atau melakukan penelitian ilmiah;
5) menggabungkan diri dengan suami dan atau orang tua bagi isteri dan atau anak sah dari seorang Warga Negara Indonesia;
6) menggabungkan diri dengan suami dan atau orang tua bagi isteri dan anak-anak sah di bawah umur dari Orang Asing sebagaimana dimaksud dalam huruf e angka 1), angka), angka 3) dan angka 4);
7) Repatriasi.

Pasal 5, "Permintaan visa diajukan kepada Kepala Perwakilan Republik Indonesia di Indonesia atau kepada pejabat di tempat lain yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia

Pasal 6, "Visa yang diberikan harus digunakan dalam waktu 90 (sembilan puluh) hari terhitung sejak visa dikeluarkan."

Pasal 9, "Kepala Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri atau pejabat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 berwewenang memberikan atau menolak memberikan Visa Singgah, Visa Kunjungan, dan Visa Tinggal Terbatas setelah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman."

Pasal 13, "Visa Tinggal Terbatas diberikan kepada orang asing untuk tinggal di wilayah Negara Republik Indonesia paling lama satu tahun terhitung sejak tanggal diberikannya Izin Masuk di wilayah Republik Indonesia."

Pasal 13 telah dirubah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2005 dan bunyi pasal 13 menjadi: 

"Visa Tinggal Terbatas diberikan kepada orang asing untuk tinggal di wilayah Negara Republik Indonesia paling lama 2 (dua) tahun terhitung sejak tanggal diberikannya Izin Masuk di wilayah Negara Republik Indonesia."

Pasal 14, ayat 1: "Permintaan Visa diajukan kepada Kepala Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri atau pejabat sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 5 dengan mengisi formulir yang telah ditentukan.

Pasal 14, ayat 2: "Permintaan Visa sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dengan melampirkan:
a. Paspor
b. Tiket keberangkatan dan tiket untuk kembali, atau tiket untuk melanjutkan perjalanan ke negara tujuan;
c. Pas photo, dan
d. Keterangan jaminan tersedianya biaya hidup selama berada di wilayah Negara Republik Indnesia  

Pasal 15, ayat 1: " Permintaan visa sebagaimana dimaksud dalam pasal 14 dikenakan biaya."

Pasal 18 ayat 1, "Setiap orang yang masuk ke wilayah Negara Republik Indonesia wajib  mendapat izin masuk."

Pasal 19 ayat 2, "Izin Masuk diberikan sesuai dengan jenis visa yang dimiliki oleh orang asing yang bersangkutan."

Pasal 24 ayat 1, "Pemegang Visa Tinggal Terbatas yang telah memperoleh Izin Masuk, wajib mengurus Izin Tinggal Terbatas."

Pasal 24 ayat 2, "Permintaan Izin Tinggal Terbatas sebagaimana dimaksudkan pada ayat (1) dilakukan kepada Direktur Jenderal Imigrasi atau pejabat imigrasi yang ditunjuk."

Pasal 24 ayat 3," Permintaan Izin Tinggal Terbatas sebagaimana dimaksudkan pada ayat (2) diajukan paling lambat 7 hari terhitung sejak tanggal diberikannya Izin Masuk wilayah Republik Indonesia."

Pasal 27:" Izin Keimigrasian terdiri dari 1. Izin Singgah, 2. Izin Kunjungan, 3. Izin Tinggal Terbatas, 4. Izin Tinggal tetap"

Pasal 32: "Izin Tinggal Terbatas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 angka 3, dapat diberikan kepada orang asing pemegang Visa Tinggal Terbatas dan orang asing pemegang Visa Terbatas dan orang asing sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat (2) serta pasal 53 ayat (3) untuk tinggal di wilayah Negara Republik Indonesia dalam jangka waktu yang terbatas."

Pasal 37 ayat 1, "Izin Tinggal Terbatas diberikan untuk jangka waktu paling lama satu tahun dan dapat diperpanjang paling banyak lima kali berturut-turut."

Pasal 37 sudah dirubah sesuai dengan Peraturan pemerintah No. 18 tahun 2005 dan bunyi Pasal 37 ini menjadi
(1) Izin Tinggal Terbatas diberikan untuk jangka waktu paling lama 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang paling banyak 2 (dua) kali berturut-turut.

(2) Setiap kali perpanjangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan paling lama 2 (dua) tahun.

Ikutilah Peraturan Pemerintah yang terbaru mengenai topik ini termasuk Keputusan Menteri Hukum dan HAM.

Link Terkait

Prosedur Mendapatkan Izin Penanaman Modal Asing

Langkah-Langkah Pendirian Perusahaan PMA

Izin Tinggal Terbatas Bagi Pemegang Saham Asing di PT PMA

Undang-Undang Penanaman Modal (UU No. 25 TAHUN 2007)

Dokumen Yang Dibutuhkan untuk Mendapatkan Izin Usaha

Langkah-Langkah Mendirikan Perusahaan (PT)

Dari Izin Tinggal Terbatas ke Halaman Depan


Copyright 2009-2016 putra-putri-indonesia.com


Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com (Free)

Enter Your E-mail Address
Enter Your First Name (optional)
Then

Don't worry — your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.

Izin Penanaman Modal Asing

Mau Mendirikan Perusahaan?

Izin Usaha Jasa Survey

Izin Usaha Jasa Konstruksi