Kata-Kata Bijak Mengenai Uang dan Harta dari 'Riverside'

Ditulis oleh Motivator Indonesia-Baru, Judika Malau

Inilah kata-kata bijak mengenai uang dan harta dari Judika Malau, Motivator Indonesia Baru.

"Di Barat orang merasa memiliki uang dan harta kalau ia dapat membelanjakannya; di Timur, orang merasa memiliki uang dan harta kalau ia dapat menyimpannya. (S. Tong)"

"Ada tiga lapis kekayaan. Pada lapisan pertama dan paling rendah adalah harta materi; lebih tinggi dari itu adalah bijaksana; paling tinggi adalah pemberi bijaksana itu sendiri."

"Inilah tiga langkah jadi orang kaya. Pertama, jangan pernah bercita-cita untuk menjadi orang kaya. Kedua, bersyukur atas apa yang Anda miliki. Ketiga, berikan 10 persen dari penghasilan Anda kepada orang-orang yang membutuhkan. Kalau mau lebih kaya lagi, berikan lebih banyak dari harta yang Anda simpan saat ini kepada orang yang benar-benar membutuhkan."

"Dengan cara ini, Anda memberikan harta Anda saat ini kepada orang lain agar Anda mewarisinya, bukan mengumpulkannya untuk Anda, yang kemudian Anda wariskan kepada orang lain."

"Kenapa penghasilan sering menguap? Ada beberapa kemungkinan. Pertama, tidak menyisihkan 10 persen penghasilan Anda untuk diberikan kepada orang lain. Kedua, Anda boros."

"Yang senang belanja di mal sulit kaya sedangkan yang kikir tidak menikmati kekayaannya."

Kata-Kata Bijak


"Untuk apa berlelah-lelah mengumpulkan harta kalau harta yang Anda kumpulkan diwariskan kepada orang lain?"

"Satu-satunya cara agar harta Anda tetap Anda miliki adalah dengan memberikannya kepada orang lain dan menyimpan sedikit bagi Anda sendiri."

"Orang  yang paling miskin adalah orang yang membuat tujuan hidupnya untuk mengumpulkan uang dan harta sebanyak mungkin untuk dirinya."

"Inilah tiga ciri orang kaya. Pertama, ia selalu merasa cukup. Kedua, ia memberikan 10 persen penghasilannya kepada orang lain. Ketiga, ia terus mengejar hikmat."

"Kalau harta tidak dapat dibawa mati mengapa Anda berlelah-lelah mengumpulkannya? Sedikit sosok seperti Bill Gates yang mengumpulkan harta untuk dimanfaatkan untuk kebaikan orang lain."

"Ada orang tua yang dapat mengumpulkan harta dan membeli tanah yang luas selama hidupnya; tetapi ada yang tidak mampu membeli semeter tanah pun selama hidupnya."

"Ketika saya di SMA, saya belajar bilangan tak terhingga ('infinity'). Bila 100 juta ditambahkan ke bilangan tak terhingga hasilnya tetap tak terhingga; kalau 100 juta dikurangi dari bilangan tak terhingga, hasilnya tetap tak terhingga. Kalau seseorang sudah mempunyai 'infinity yang sesungguhnya' ia tak perlu kuatir kalau hartanya hilang atau tak perlu percaya diri berlebihan kalau hartanya bertambah."

Kata-Kata Bijak

"Gaji besar dan fasilitas bagus dari perusahaan sering menjadi penghalang bagi seseorang untuk memberi kontribusi yang lebih besar kepada orang lain."

"Harta kita sesungguhnya adalah hidup kita, waktu kita dan perbuatan-perbuatan baik yang kita lakukan kepada orang lain. Hanya itu harta yang bisa dibawa. Selebihnya akan Anda tinggalkan di dunia ini."

"Harta yang bisa dibawa ke mana-mana jauh lebih berharga daripada harta yang tidak bisa dibawa."

"Sekaya apakah Anda? Ini bisa Anda lihat seberapa banyak harta yang selalu bisa Anda bawa. Itulah kekayaan Anda yang sesungguhnya, bukan yang ada di luar diri Anda."

"Mereka yang memiliki keyakinan yang kuat kepada Tuhan sebenarnya tidak perlu terganggu dengan kehilangan harta materi."

"Orang tua sebaiknya mewariskan hartanya kepada anaknya ketika ia masih hidup dan bila mungkin, ia tidak mewariskan hartanya kepada anak yang bebal. Lebih baik ia memberikannya kepada yayasan sosial yang membantu orang susah agar harta yang ia kumpulkan berguna buat orang lain."

"Ada suami yang berlelah-lelah mencari uang, tetapi isterinya menghamburkannya. Ada orang tua yang mengumpulkan harta, tetapi anaknya menghamburkannya."

"Belanjalah kalau punya uang dan belilah sesuatu yang benar-benar Anda butuhkan." 

Kata-Kata Bijak

"Bawalah kartu kredit bila Anda pergi keluar kota; jangan membawa kartu kredit kalau Anda pergi ke mal." (Ex Dosen ITB)

"Orang yang kaya adalah orang yang memberikan 10 persen dari penghasilannya dan puas dengan apa yang ia dapat. Lebih kaya lagi kalau ia dapat memberikan lebih dari 10 persen. Yang paling kaya adalah orang yang hanya mengambil 10 persen untuk dirinya dan memberikan 90 persen untuk orang lain."

"Untuk apa mengumpulkan banyak harta kalau itu akhirnya diwariskan kepada orang lain? Satu-satunya cara agar harta yang Anda kumpulkan tetap Anda miliki dan warisi adalah dengan memberikan sebagian besar kepada orang lain yang membutuhkan."

"Orang bijak tidak tergiur untuk memiliki banyak harta materi. Ia hanya tergiur untuk mengumpulkan sebanyak mungkin harta yang tidak kelihatan."

"Orang yang suka belanja tidak mungkin kaya."


Dari Kata-Kata Bijak ke Halaman Depan


Copyright 2009-2016 putra-putri-indonesia.com


Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com (Free)

Enter Your E-mail Address
Enter Your First Name (optional)
Then

Don't worry — your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.


Bagaimana Mengelola Uang dengan Bijak?

'Success Is My Right?" Betulkah?

Hati-Hati dengan Daya Tarik Uang