Anda Mau Jadi Investor?

Anda mau jadi investor di proyek yang riil? Pertanyaan ini tidak mudah dijawab. Bagi sebagian orang, berinvestasi jutaan rupiah saja tidak berani. Kekuatiran muncul- apakah uang yang ditanam memberi hasil.

Keberanian sering muncul kalau investasi terproteksi dengan baik. Menabung atau deposito adalah pilihan-pilihan yang lebih menarik atau menanamnya dalam bentuk tanah atau properti dari pada berinvestasi di proyek yang riil

Alasan Tidak Mau Jadi Investor

Kekuatiran berinvestasi di proyek yang riil sering terjadi karena beberapa faktor. Pertama soal integritas. Ucapan orang sulit dipegang. Di depan mata memberi janji-janji, tetapi setelah dana dikucurkan, janji dilupakan. Pelaksana proyek menghindar setiap investasi dan hasilnya ditagih investor.

Beragam cara dilakukan- mulai dari pesan wa tidak dibalas, telepon tidak diangkat dan segudang alasan diberikan untuk menghindar dari tanggungjawab mengembalikan modal dan hasil investasi. Yang lebih buruk lagi adalah pelaksana proyek kabur.

Faktor kedua, pelaksana proyek sering kurang membuat perencanaan yang matang. Ketika proyek dilaksanakan, ada saja masalah.

Mulai dari material yang tidak dimasukkan dalam rencana, kondisi cuaca membuat proyek mundur dari jadwal penyelesaian, dana yang kurang untuk menyelesaikan proyek sehingga harus minjam sana minjam sini yang akibatnya mengganggu rampungnya proyek dari rencana semula.

Masih ada faktor yang sangat mendasar mengapa orang tidak mau jadi investor- uang sering dianggap sebagai bagian dari diri. Bila uang hilang, ketenangan jiwa terganggu.

Bila uang hilang, ketenangan jiwa terganggu. Masa depan seperti terganggu kalau uang lenyap.

Bahkan bagi banyak orang, uang seperti Tuhan; lebih percaya kepada uang daripada Tuhan. Padahal, uang bukanlah bagian dari diri. Uang berada di luar diri. Uang adalah materi.

Uang bukan juga penopang nyawa. Sekalipun segala sesuatu membutuhkan uang, tetapi uang bukanlah segala-galanya.

Menjadi investor tidak mudah. Paradigma tidak mudah berubah. Keberanian berinvestasi mensyaratkan paradigma baru dan tidak mudah menerima bahwa berinvestasi merupakan salah satu wadah untuk membuat seseorang lebih 'kaya-' kaya dalam kebajikan maupun dalam materi.

Uang yang disimpan di bank tidak berkembang sebaik uang diinvestasikan di proyek yang riil. Bila uang disimpan di bank hanya memberi hasil di bawah satu digit per tahun, uang yang diinvestasikan di proyek yang riil bisa memberi hasil di atas 15 persen dalam tiga (3) atau empat (4) bulan.

Bahkan dalam kasus tertentu, hasilnya bisa lebih dari 20 persen dalam empat (4) bulan. Ini tergantung kepada jenis proyek yang didanai.  

Biji mangga harus ditanam agar buah mangga yang lebih banyak diperoleh. Bila benih mangga tumbuh, ada kemungkinan pohon mangga berbuah dan banyaknya buah bergantung pada beragam faktor.....
Uang juga demikian. Bila tidak diinvestasikan, uang tidak akan berkembang.

Biji mangga harus ditanam agar buah mangga yang lebih banyak diperoleh. Bila benih mangga tumbuh, ada kemungkinan pohon mangga berbuah dan banyaknya buah bergantung pada beragam faktor- tumbuh di tanah yang baik dan subur, diberi nutrisi dan dirawat dengan baik. Namun, bila biji mangga tidak ditanam, sudah pasti buah mangga tidak bertambah.

Uang juga demikian. Bila tidak diinvestasikan, uang tidak akan berkembang. Bila uang disimpan di bank, pertumbuhannya sangat lambat. Jadi, berinvestasi di proyek-proyek yang riil merupakan pilihan yang bijaksana, tetapi perlu hati-hati dalam membuat keputusan investasi.

Tentu, calon investor perlu mempersiapkan diri terhadap segala resiko yang mungkin terjadi. Jangan berinvestasi bila tidak punya mental menghadapi hal-hal yang terburuk. Bila prinsip uang-bukan-bagian-dari-diri dipegang erat-erat, berinvestasi lebih mudah dijalankan.

Investor juga harus hati-hati mengenal pelaksana proyek dan teliti mempelajari tawaran investasi. Jika tidak, uang bisa lenyap tanpa bekas. Itu yang dialami seorang kenalan saya ketika ia menginvestasikan uang pesangonnya di satu tawaran investasi.

Tidak mudah mengenal investasi yang sungguh-sungguh riil dan aman. Dibutuhkan skill mengenal orang dan kemampuan untuk mempelajari tawaran investasi.

Anda mau jadi investor? Bila Anda kurang yakin, silahkan menghubungi kami.


  SEMINAR: FINANCING YOUR BUSINESS
                   08.30-17.00; Jakarta, Surabaya & Yogyakarta                        KONTAK: 0813-1141-8800; 0813-1122-1148
    E-mail: info@business-excellence-luminance.co.id
        business.excellence.luminance@gmail.com 


LINK TERKAIT

  1. Mencari Investor Usaha (Proyek) Sampai Rp50 Miliar
  2. Bagaimana Membuat Proposal Proyek agar Investor Tertarik?
  3. Contoh Project Executive Summary
  4. Bagaimana Tahapan Proses Kerjasama Investasi?
  5. Rahasia Menjadi Kaya: Berinvestasi!
  6. Anda Mau Menjadi Investor?
  7. Bagaimana Menambah Penghasilan dengan Modal Kecil?
  8. Seminar: Start Your Own Business
  9. Seminar: Financing Your Business (Project)

Copyright 2009-2017 putra-putri-indonesia.com


Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com (Free)

Enter Your E-mail Address
Enter Your First Name (optional)
Then

Don't worry — your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.

KONTAK
0813-1122-1148
0813-1141-8800 (WA)

 Anda Mencari Investor?

Bagaimana Membuat Proposal Proyek yang Diminati Investor?

Rahasia Menjadi Kaya

SEMINAR

Financing your Business

Start Your Own Business