Bagaimana Menambah Penghasilan Anda dengan Modal Kecil?

Apa yang dapat dilakukan untuk menambah penghasilan? Salah satu adalah memanfaatkan relasi. Sudah pasti Anda punya hubungan sosial dengan orang lain. Anda punya famili, keluarga dekat, teman sekolah, teman kuliah, dan sahabat.

Anda masih punya kenalan di kantor. Masih ada lagi kenalan di organisasi professi yang Anda ikuti. Anda masih punya relasi dengan tetangga atau kenalan di komplek perumahan Anda. Masih ada kenalan yang Anda temui di pesta atau pertemuan.

Menambah Penghasilan, Bagaimana Caranya?

Bagaimana caranya memanfaatkan relasi ini? Ini memang tidak semudah menjual barang retail, produk kesehatan atau barang lainnya.

Ini juga tidak semudah menjual sembilan bahan pokok, pakaian, tas atau sepatu yang bisa dilihat atau diraba. Barang-barang seperti ini relatif lebih mudah dijual dibandingkan dengan me-monetize relasi Anda.

Dalam me-monetize relasi, Anda dituntut memiliki kualifikasi-kualifikasi tertentu bahkan kualifikasi di atas rata-rata manusia umumnya. Salah satu yang paling penting adalah integritas- melakukan apa yang dikatakan. Anda dapat dipercaya orang lain. Perkataan Anda dapat dipegang dan itu tidak mudah.

Selain itu, dibutuhkan sikap jujur, professional dan transparan, yang sangat dibutuhkan untuk me-monetize relasi Anda.

Dalam me-monetize relasi, Anda dituntut memiliki kualifikasi-kualifikasi tertentu......
Salah satu yang paling penting adalah integritas- melakukan apa yang dikatakan. Anda dapat dipercaya orang lain.
Selain itu, Anda harus jujur, professional, dan transparan.

Saya memulai pekerjaan ini belum lama- baru setahun. Saya menghubungkan para investor dengan pelaksana proyek (Business Owner). Ceritanya cukup panjang.

Ini dimulai dari seseorang (saya sebut saja namanya Polin- ini bukan nama sebenarnya) yang mengunjungi dan membaca situs saya, www.putra-putri- indonesia.com. Ia bertemu dengan saya dan berharap ia dapat menambah penghasilan lewat 'menjodohkan' investor dengan Business Owner.

Kami pun bertemu dan mendiskusikan peluang bisnis ini. Polin mempunyai proyek yang nilainya tidak tanggung-tanggung- ratusan miliar bahkan triliunan rupiah.

Saya tahu diri. Dalam hati saya berkata, "Jangankan bertemu dengan orang yang punya triliunan rupiah, menulis angka triliunan saja saya jarang."

Ia meminta saya mencari investor. Saya mengikuti saran Polin dengan memberi beberapa catatan. Saya tidak memberi janji. Saya berkata kepada Polin bahwa saya dapat menulis artikel berisi iklan membutuhkan investor, yang dapat tampil di halaman pertama Google.

Artikel itu mungkin bisa dibaca oleh ratusan orang. Siapa tahu ada beberapa dari antara pembaca adalah investor besar, yang mau mendanai proyek. Saya bilang begitu sama Polin dan belum terpikir bagaimana saya dapat menambah penghasilan lewat pekerjaan seperti ini.

Sebuah artikel pun saya tulis. Hanya dalam waktu dua minggu, artikel tentang proyek triliunan rupiah itupun muncul di halaman pertama Google. Ehh, gara-gara tulisan itu, tiap hari beberapa sms berisi meminta bantuan dana masuk ke hp saya.

Sebuah artikel pun saya tulis. Hanya dalam waktu dua minggu, artikel tentang proyek triliunan rupiah itupun muncul di halaman pertama Google.

Ehh, gara-gara tulisan itu, tiap hari beberapa sms berisi meminta bantuan dana masuk ke hp saya. 'Salah alamat ini,' pikirku. Saya justru mencari investor, bukan memberi dana. Orang mengira saya mempunyai link ke investor.

Saya kemudian berpikir bagaimana memanfaatkan artikel ini menjadi bernilai. Akhirnya, judul tulisan itupun saya rubah, dan judulnya menjadi Mencari Investor Usaha (Proyek) Sampai Rp50 Miliar.

Bagi saya, ini lebih realistis dari pada mencari investor untuk mendanai proyek triliunan rupiah sekalipun mencari dana Rp50 Miliar pun masih sulit juga. Karena nilainya relatif realistis, saya tetap menampilkan artikel itu sampai sekarang.

Perjalanan saya mencari investor pun dimulai. Saya mulai dari keluarga dekat yang mempunyai dana satu sampai tiga miliar. Beberapa keluarga punya dana, tetapi takut berinvestasi. Sementara proyek-proyek terus masuk ke hp saya, investor belum ada juga.

Saya pun kelabakan menerima telepon yang meminta bantuan dana, yang datang dari berbagai pelosok. Ada yang menawarkan tanah untuk dibeli, kos-kosan dijual, konstruksi, bendungan, tambang batu bara, emas, dan beragam jenis permohonan investasi lainnya.

Lewat pekerjaan ini, saya bertemu dengan orang-orang yang mempunyai proyek, orang-orang yang seolah-olah punya proyek dan mediator-mediator amatiran. Banyak juga pengalaman-pengalaman yang menggelikan ketika bertemu dengan mereka. 

Saya hanya fokus kepada proyek yang nilainya puluhan sampai ratusan juta rupiah saja. Itu lebih realistis didanai dan lebih besar peluangnya untuk menambah penghasilan lewat 'success fee.'

Saya pun bertemu dengan investor. Kemudian, investor bertambah satu demi satu.

Dengan berjalannya waktu, saya pun bertemu dengan investor. Kemudian, investor bertambah satu demi satu. Bulan lalu, ada yang meminta saya untuk bermain di proyek yang nilainya ratusan miliar bahkan ada yang meminta minimal Rp250 Miliar.

Saya coba cari apakah investor benar-benar punya uang atau tidak. Sedapat mungkin saya bertemu dengan investor sebab dengan demikian, saya mempunyai 'confidence' untuk menerima proyek dari orang yang membutuhkan dana.

Tentu, hanya mencari investor tidak cukup. Bila tidak terjadi kesepakatan antara investor dan pelaksana proyek, energi dan waktu terbuang begitu saja.

Syukurlah, beberapa kali ada kesepakatan antara investor dan pelaksana proyek. Sudah ada 9 kali transaksi terjadi. Sudah jelas ada upah di balik jerih payah dalam melakukan sesuatu.

Itu kisah saya dalam me-monetize relasi. Anda bisa punya kisah lain bila Anda mau memulainya. Untuk memulai, Anda tidak usah pusing mengenai proyek. Saya mendapat banyak proyek.

Bila proyek cocok dengan investor yang Anda kenal, Anda punya peluang untuk mendapat penghasilan; besarnya tergantung dari pada nilai transaksi yang terjadi.

Tidak punya skill? Ini bisa dipelajari.

Tidak punya skill? Ini bisa dipelajari. Kalau Anda mau mempunyai skill bagaimana me-monetize relasi, Anda bisa hadir di seminar Financing Your Business (Project).

Ini mempersiapkan Anda menjadi Mediator sekaligus membuka peluang untuk menambah penghasilan dengan memanfaatkan relasi Anda. Siapa tahu Anda bisa menjadi mediator professional dan ulung, khususnya Anda yang punya 'passion' di pekerjaan mediasi. Silahkan hadir.


SEMINAR: FINANCING YOUR BUSINESS (PROJECT)
                08.30-17.00; Jakarta, Surabaya & Yogyakarta
                 KONTAK: 0813-1141-8800
                business.excellence.luminance @gmail.com
                info@business-excellence-luminance.co.id



Copyright 2009-2017 putra-putri-indonesia.com


Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com (Free)

Enter Your E-mail Address
Enter Your First Name (optional)
Then

Don't worry — your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.

KONTAK

0813-1141-8800

0813-1122-1148


Start Your Own Business

Financing Your Business

Rahasia Menjadi Kaya

Menjadi Orang Kaya dengan Berinvestasi

Mau Jadi Investor?

Anda Butuh Investor?

Bagaimana Mencegah Stress?