Home
Artikel Terkini
Excellence
Public Training
In-House Training
Tujuan Hidup
Pengenalan Diri
Etika
Etos Kerja
Skill Dasar
Pekerjaan
Tenaga Kerja
Uang dan Harta
Pendidikan
Budaya
4_Life
Tentang Kami
Hubungi Kami
Privacy Policy
Site Search
Berlangganan

Subscribe To This Site
XML RSS
Add to Google
Add to My Yahoo!
Add to My MSN
Subscribe with Bloglines

Delapan Saran untuk
Pemegang Saham

Peran Pemegang Saham Sangat Vital

Confucius pernah mengatakan bahwa pengaruh raja yang bijaksana bisa sampai ke ujung bumi. Bila Anda adalah pemilik modal (saham) dalam perusahaan, posisi Anda sangat vital dalam menentukan masa depan dunia kerja dan bisnis di republik ini. Bila secara kolektif Anda dan pemilik saham lainnya melakukan-hal-hal yang benar dan baik dalam perusahaan, negeri ini akan lebih baik dengan lebih cepat.

Sebagai Pemegang Saham, beberapa langkah berikut ini dapat Anda pertimbangkan untuk Anda lakukan agar anak-cucu Anda dan generasi mendatang dapat menikmati apa yang telah Anda kerjakan hari ini.

Pertama, tentukanlah sasaran yang ingin dicapai oleh perusahaan atas investasi Anda. Hidup tanpa sasaran ibarat kapal yang bergerak tanpa kemudi. Anda perlu menentukan sasaran dari investasi Anda; berapa keuntungan yang ingin Anda peroleh dari uang yang Anda investasikan untuk mengelola perusahaan. Anda bisa meminta perkiraan keuntungan dari Direksi Utama (CEO) dan mempelajarinya. Kemudian, Anda menentukan sasaran perusahaan yang harus dicapai pada akhir tahun.

Kedua, pilihlah Dewan Direksi (Direksi Utama/CEO dan Direksi) yang berintegritas dan memahami bisnis perusahaan Anda. Buatlah 'fit and propert test.' Berbicaralah dengan calon-calon CEO dan Direksi yang akan Anda angkat. Mintalah pandangan mereka terhadap manusia, bisnis, etika, kerja keras, dan nilai-nilai yang dibutuhkan dalam bisnis. Ajukanlah pertanyaan-pertanyaan yang prinsipil dan perhatikanlah bagaimana mereka menjawabnya. Dengan mempelajari bahasa tubuhnya, Anda bisa menimbang apakah calon-calon CEO dan direksi sungguh-sungguh melakukan apa yang mereka katakan atau hanya di bibir saja. Bila Anda yakin bahwa calon CEO dan Direksi memenuhi kriteria yang Anda tentukan, buatlah keputusan untuk pengangkatan mereka dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Ketiga, sodorkanlah nilai-nilai kepada Direksi Utama untuk diterapkan di perusahaan. Walaupun tidak mudah, tekankanlah agar CEO menciptakan lingkungan kerja yang sehat untuk merangsang orang bekerja lebih kreatif, lebih kritis, lebih giat, lebih rajin, dan lebih ulet. Sebagai Pemegang Saham, Anda bisa memberikan prinsip-prinsip mendasar- seperti keadilan, kejujuran, keterbukaan, kerajinan, kerja keras dan penghargaan- untuk dijabarkan di perusahaan Nilai-nilai seperti itu akan mengilhami karyawan untuk bekerja dengan sepenuh hati di perusahaan Anda.

Keempat, tekankanlah agar Perusahaan Anda mentaati hukum dan peraturan-perturan yang berlaku. Perusahaan yang sehat adalah perusahaan yang menghormati hukum, undang-undang dan peraturan lainnya. Mintalah agar seluruh Direksi, Menejemen dan karyawan perusahaan Anda mematuhi hukum, undang-undang dan peraturan yang berkaitan langsung dengan aktifitas perusahaan Anda. Direksi, Menejemen dan Karyawan Anda akan bekerja dengan tenang sebab Anda mendorong mereka menghargai hukum. Jauh lebih baik orang bekerja di bawah undang-undang dari pada bekerja dengan hati yang berdebar-debar karena secara sadar mengetahui bahwa mereka melakukan hal-hal yang melanggar undang-undang dan peraturan lainnya.

Bila dalam prakteknya ada kesulitan yang prinsipil dalam mematuhi undang-undang dan peraturan lainnya, mintalah input dari CEO. Anda bisa juga meminta analisa dari CEO untuk Anda pelajari dan menjadi bahan masukan kepada asosiasi bisnis yang Anda ikuti, pejabat-pejabat tinggi yang ada kenal di pemerintahan atau badan pembuat legislasi baik di tingkat kabupaten, propinsi, maupun pusat.

Kelima, hindarilah mencampuri urusan internal perusahaan yang begitu jauh. Anda perlu membuat batasan sampai di mana Anda mencampuri internal perusahaan. Berilah CEO untuk berkreasi dalam batas-batas yang Anda tentukan tanpa mencampuri terlalu jauh bagaimana ia melakukannya. Bila Anda tidak setuju dengan cara ia menangani perusahaan atau Anda merasa bahwa CEO tidak melakukan yang Anda inginkan, Anda bisa menggantinya sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Keenam, buatlah pertemuan secara berkala dengan seluruh Direksi, Menejemen dan karyawan Anda. Anda perlu mengenalkan diri Anda sebagai Pemegang Saham dari perusahaan. Menejemen dan karyawan Anda ingin tahu kepada siapa mereka bekerja atau investasi siapa yang mereka kelola. Jelaskanlah pandangan Anda terhadap bisnis dan apa yang Anda harapkan dari karyawan Anda. Jadi, usahakanalah agar ada waktu secara teratur untuk bertemu dengan seluruh karyawan perusahaan Anda.

Ketujuh, mintalah laporan berkala dari CEO untuk melihat perkembangan perusahaan Anda. Pataulah bagaimana investasi Anda dikelola; apakah sesuai dengan rencana atau tidak. Dari laporan Operasi dan Keuangan yang resmi, Anda bisa mengetahui perkembangan perusahaan Anda. Pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Anda bisa memberikan masukan-masukan kepada CEO untuk memperbaiki apa yang telah dicapai atau memberikan terobosan-terobosan baru untuk mendapatkan hasil yang jauh lebih baik.

Kedelapan, berikanlah bonus kepada karyawan bila perusahaan Anda membuat keuntungan yang memuaskan. Bagi-bagilah sebagian keuntungan perusahaan dengan karaywa Anda. Keuntungan yang diperoleh perusahaan adalah hasil kolektif dari seluruh jajaran Direksi, Menejemen dan karyawan. Berikanlah bonus sesuai dengan sasaran yang telah disepakati pada awal tahun. Dengan memberikan bonus, Anda menghargai jerih payah, memberikan dorongan dan motivasi karyawan untuk bekerja sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di perusahaan Anda. Selain itu, Anda perlu juga menyimpan harta di surga bagi diri Anda sendiri dengan membagi sebagian keuntungan perusahaan Anda.

Renungan:

  1. Bila Anda adalah Pemegang Saham dari satu perusahaan, tinjaulah kembali apa yang Anda harapkan dari investasi di perusahaan Anda.
  2. Bandingkanlah dengan saran di atas. Coba Anda terapkan satu demi satu saran di atas.

Artikel Terkait:

Pekerjaan, Dunia Kerja & Visi Indonesia Raya
Putra-Putri Indonesia pantas memikirkan pekerjaan yang harus ia lakukan karena hampir 70% dari waktu hidupnya tersita untuk beraktifitas.

Doktrin Pembuktian: Rahasia Kemajuan Barat
Kaum Puritan membuat hubungan yang sangat dekat antara keyakinan dan perbuatan; mereka bergairah untuk membuktikan diri sebagai orang yang percaya kepada Tuhan.

Pekerjaan Sebagai Panggilan
Pekerjaan adalah sebuah panggilan; sesuatu yang harus diraih dan harus dilakukan dengan usaha-usaha yang serius dan keras.


Askese Aktif

Berbeda dengan orang-orang yang hidup di biara, kaum Puritan tetap melakukan askese. Kaum Puritan menahan diri dari nafsu-nafsu badani, tetapi aktif di dalam dunia.

Daftar Artikel di Putra-Putri-Indonesia.com


Dari Saran untuk Pemegang Saham ke Halaman Depan (Home)

Berlangganan Putra-Putri-Indonesia.com

Sebelum Anda meninggalkan Putra-Putri-Indonesia.com, silahkan meninggalkan alamat e-mail dan nama Anda. Ini hanya digunakan untuk mengirimkan e-magazine secara berkala kepada Anda.


Enter your E-mail Address
Enter your First Name (optional)
Then

Don't worry -- your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.




Keep Learning Keep Growing

4Life Transfer Factor
Best Solution for your
Body Health

Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com

Enter your E-mail Address
Enter your First Name
Then

Don't worry -- your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.

Upcoming Seminar

Effective Meeting at Workplace
24 Mei 2012
Hotel Lumire, Senen, Jakarta
Rp1.000.000
Early Bird (before 14 Mei 2012),
Rp900.000

Organized by:
PT. Business Excellence Luminance
Management Consulting and Smart Training

Contact No.:
0813-1141-8800 or 021-2637-1155

Speaker: Judika Malau

'Testimony':

"Instruktur sudah sangat-sangat professional dan berpengalaman dalam penguasaan materi. Dari seminar yang diberikan, banyak manfaat yang membangun yayasan kami ke depan." (Wilfirmus Uwil, Yayasan ASRI, Kalimantan Barat)

Public Training in 2012
for People and Business to Grow

In-House Training



SPONSOR

Alma Butik dan Kursus Jahit