Mengevaluasi Sasaran Hidup
Pribadi Sangat Penting

Sasaran hidup pribadi perlu ditinjau. Socrates mengatakan bahwa ‘The unexamined life is not worth living.” (Introduction to Philosophy, Norman Geisler and Paul Feinberg). Kata-kata bijak sang filsuf besar itu masih berlaku sampai sekarang. Kalau hidup kita tidak dievaluasi, tidak ada artinya menjalani hidup. Tidak ada arti menjalani hidup bila kita tidak mengetahui apakah sasaran hidup kita ada pada jalur yang benar atau tidak.

Beberapa waktu lalu, kami telah mengevaluasi sasaran hidup kami. Pada kesempatan ini, kami akan memberikan evaluasi, yang bisa jadi input buat Anda untuk mengevaluasi hidup Anda.

Berikut adalah 10 sasaran hidup pribadi kami di tahun 2010 berikut evaluasinya.

  1. Membaca 66 buku yang terpenting dalam sejarah. 
  2. Memelihara dan meningkatkan kasih dan menyisihkan waktu minimum satu jam secara teratur untuk keluarga (isteri dan anak). 
  3. Menyisihkan satu jam setiap hari untuk membaca buku penting lainnya sekaligus membuat catatan dari yang dibaca. 
  4. Mempublikasikan minimum 30 tulisan baru di Putra-Putri-Indonesia.com sebelum 31 Desember 2014. 
  5. Meluncurkan website bertemakan kesehatan pada bulan Juni 2014. Minimum 30 tulisan sudah di-posting di website ini sebelum 31 Desember 2014. 
  6. Menyelesaikan 5 bahan pelatihan untuk pengembangan sumber daya manusia. 
  7. Konsisten memberikan donasi kepada institusi-institusi dan lembaga-lembaga yang bertujuan meningkatkan pengembangan sumber daya manusia. 
  8. Menyelesaikan komitmen donasi untuk pembangunan Cultural Center dan pembelian tanah untuk universitas di Kemayoran. Evaluasi: sasaran dilaksanakan kecuali untuk pembelian tanah universitas

Itulah evaluasi sasaran hidup pribadi kami. Anda bisa melakukan hal yang sama terhadap sasaran hidup Anda.

Renungan:

  1. Sisihkanlah waktu Anda untuk meninjau ulang sasaran hidup Anda tahun lalu. Catatlah apa yang telah tercapai dan apa yang belum.
  2. Tulislah apa penyebab sasaran Anda tidak tercapai. Apakah sasaran Anda terlalu agressif? Atau Anda tidak focus? Atau ada penyebab lain?
  3. Berdoalah agar Tuhan yang Maha Esa memberi kekuatan kepada Anda untuk memperbaiki hal-hal yang belum tercapai (bila memang masih relevan) pada tahun ini.


Link Terkait

Apa Tujuan Hidup Anda dan Saya?


Bagaimana Merumuskan Sasaran Pribadi Anda?

Mengevaluasi Sasaran Hidup Pribadi Sangat Penting


Inilah Resep Sederhana Meningkatkan Motivasi Hidup Anda

Kritik terhadap Teori Motivasi Maslow

Isi Pembukaan UUD 1945 Republik Indonesia

Visi Indonesia Raya

Sasaran Pribadi dan Visi Indonesia Raya


Copyright 2009-2016 putra-putri-indonesia.com


Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com (Free)

Enter Your E-mail Address
Enter Your First Name (optional)
Then

Don't worry — your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.