Mengenal Lebih Dekat Siapa Iblis dan Pekerjaannya

Siapa Iblis

Dalam sebuah tulisannya, Ketika Tuhan Membela Iblis, Denny Siregar menulis bahwa Iblis tidak ada dalam diri manusia; ia juga tidak menggoda manusia. Pendapat Denny ini perlu diluruskan.

Kalau ditelusuri lebih dalam, Iblis memang tidak selalu ada dalam diri manusia. Namun, dalam keadaan tertentu, ia bisa masuk ke dalam diri manusia. Orang-orang yang kesurupan adalah contohnya; Iblis, roh-roh jahat atau komplotan Iblis bisa masuk sendirian atau masuk secara bergerombolan. Bisa saja mitra Iblis yang masuk atau roh-roh yang masuk dalam kelompok Beelzebul.

Komplotan Iblis jutaan, ratusan juta bahkan miliaran, yang jumlahnya tidak dapat dihitung secara matematis. Tidak seperti manusia yang bisa dihitung atau diestimasi berapa jumlah orang yang berkumpul dalam sebuah tempat, jumlah Iblis dan komplotannya tidak diketahui. Mereka eksis dalam dunia roh, dunia yang tidak bisa dilihat manusia secara phisik dan tidak ada manusia yang bisa masuk ke dunia mereka untuk menghitung jumlah mereka.

Siapa Iblis? Iblis dan komplotannya eksis dalam dunia roh, dunia yang tidak bisa dilihat manusia secara phisik dan tidak ada manusia yang bisa masuk ke dunia mereka untuk menghitung jumlah mereka.

Berkaitan dengan pekerjaan, Iblis suka ronda dan berjalan keliling ke mana saja ia suka. Tidak diketahui kecepatan bergeraknya. Apakah kecepatannya secepat cahaya- ini tidak dapat diketahui. Mungkin kecepatan bisa secepat pesawat terbang Boeing 747. Mungkin ia bisa berada di tempat yang ribuan kilometer jauhnya dalam hitungan menit. Ini perkiraan-perkiraan saja. Kita tidak tahu persis mengenai hal ini karena tidak ada yang permah menghitungnya secara mekanis. Mereka eksis dalam dunia supra natural sehingga tidak banyak diketahui keadaan mereka. Yang jelas dan pasti adalah bahwa mereka aktif menggoda manusia dan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukannya. Mereka memakai akal dan membuat perhitungan-perhitungan jitu sebelum mengecoh dan menipu manusia, apalagi kalau sosok yang mau dijatuhkan adalah sosok sekaliber Jokowi atau Ahok.

Siapa Iblis

Iblis sering menggoda manusia. Jutaan, ratusan juta bahkan mungkin miliaran manusia sudah digodanya. Daftarnya bisa mulai dari suami, isteri, anak, petani, nelayan, guru, pejabat publik, anggota dewan, menteri, presiden bahkan elit agama yang paling bergengsi pun sudah pernah ia goda dan banyak yang berhasil ia goda. Jadi, bisa dihitung-hitung kelihaian Iblis untuk menggoda dan menipu manusia. Perhitungan-perhitungan yang rasional dan langkah-langkah tak terduga atau yang tak terpikirkan manusia bisa ia buat untuk menjatuhkan manusia.

Siapa Iblis

Sejarah juga menunjukkan bahwa orang-orang yang dianggap suci atau sudah memiliki kekuatan yang lebih besar dari Iblis pun masih bisa dikecoh atau ditipu oleh Iblis, apalagi manusia yang berstatus manusia alami atau manusia biasa; sudah pastilah Iblis mudah mengecohnya. Entah bagaimana ia
melakukannya; mungkin ia bisikkan lewat pikiran yang bisa terdengar dalam kalimat-kalimat yang keluar dari bibir seseorang. Bahkan yang keluar dari bibir bisa jadi produk dari bisikan Iblis. Tidak mudah mengenalnya, tetapi orang-orang tertentu, yang punya naluri tajam, bisa mendeteksi mana bisikan Iblis dan mana yang bukan.

Sejarah juga menunjukkan bahwa orang-orang yang dianggap suci atau sudah memiliki kekuatan yang lebih besar dari Iblis pun masih bisa dikecoh atau ditipu oleh Iblis, apalagi manusia yang berstatus manusia alami atau manusia biasa; sudah pastilah Iblis mudah mengecohnya.

Apakah Iblis terus menggoda? Tentu tidak selalu. Yang jelas, salah satu tugas utamanya adalah menggoda manusia untuk tidak berbuat baik bahkan merangsang dan memberi inspirasi untuk berbuat tindakan-tindakan yang brutal bahkan bisa menginspirasi manusia untuk melakukan tindakan yang biadab. Kekuatan-kekuatan seperti ini termasuk keberanian untuk bunuh diri sering karena peran Iblis. Ini semakin nyata ketika Sang Ilahi memberi izin kepada Iblis. Iblis memang suka membuat manusia masuk ke dalam kerusakan yang hebat.

Siapa Iblis

Tugas lain dari Iblis adalah menuduh orang-orang yang sudah berbuat salah. Ketika kita melakukan kesalahan apalagi kesalahan-kesalahan yang sangat memalukan termasuk yang tidak diketahui oleh manusia, Iblis  menuduh dan menyalahkan. Ia bisa mempertontonkan kesalahan kita di hadapan pikiran kita sehingga kita terus menerus dihantui oleh perbuatan itu. Kalau kita tidak bisa keluar dari tuduhan-tuduhannya, kita bisa terus dihantui dan larut dalam kesalahan yang kita lakukan dan membuat hidup kita menjadi tidak berarti. Kita menjadi takut. Kalau kesadaran kita juga redup, kita bisa merasa tidak bersalah; seolah-olah semuanya berjalan baik.

Perlu kita waspada agar kita tidak masuk dalam daftar inceran Iblis berikutnya. Iblis selalu siap membuat serangan balik dan tidak jarang serangannya mematikan saat kita lengah. Satu-satunya cara untuk tidak mudah diserang Iblis adalah membaca strateginya dan membuat pertahanan yang kokoh dengan terus 'menyerangnya'. Dengan cara apa? Ini perlu Anda renungkan.    


Copyright 2009-2017 putra-putri-indonesia.com


Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com (Free)

Enter Your E-mail Address
Enter Your First Name (optional)
Then

Don't worry — your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.

Liang Kubur: Tempat Terakhir Perjalanan Hidup Kita

Bagaimana Mencegah Stress

Falsafah Hidup dan Kehidupan Bernegara

Pembukaan UUD 1945