Tips Wawancara: Perhatikanlah Kelima Hal Ini Sebelum Mengangkat
Seseorang Menjadi Pekerja di Perusahaan Anda

Pada halaman ini saya menyajikan tips wawancara yang perlu Anda pertimbangkan sebelum Anda mengangkat calon pekerja di perusahaan Anda.

Maju tidaknya perusahaan Anda ditentukan oleh pekerja di perusahaan Anda. Perusahaan akan berhasil bila pekerja-pekerja di perusahaan Anda mengetahui apa yang akan diraih, bekerja keras, menjunjung etika dalam pekerjaan dan memiliki etos kerja yang baik.

Bila Anda mengangkat 'orang yang salah,' tidak akan lama perusahaan Anda akan merugi, gagal bahkan bisa bangkrut dan tidak mudah memutuskan hubungan kerja, khususnya pekerja dengan status pegawai tetap. Anda harus melewati proses yang relatif sulit untuk mem-phk pekerja dan bila persyaratan administrasi phk lolos, Anda harus membayar uang pesangon.

Ada lima tips yang patut Anda perhatikan sebelum mengangkat seseorang jadi pekerja di perusahaan Anda.

Pertama, perhatikan kakinya. Yang saya maksud bukan kaki yang mulus atau putih, tapi bagaimana calon pekerja berjalan. Pekerja yang rajin atau aktif umumnya berjalan agak cepat. Ia tidak malas dan ini bisa terlihat dari bagaimana ia berjalan. Orang yang malas dalam pekerjaannya bisa dilihat dari jalannya yang agak lambat.

Perhatikanlah sosok yang rajin dan perhatikan juga bagaimana ia berjalan di kantor, mau makan siang atau mau pulang. Dari cara jalan seseorang Anda mendapatkan gambaran bagaimana kerajinan seseorang dalam pekerjaan. Usahakanlah agar Anda merekrut orang yang rajin dengan memperhatikan bagaimana ia berjalan.

Tips wawancara kedua, perhatikan matanya. Hati dan tubuh saling berkaitan.

Isi hati dan pikiran akan terpancar melalui tubuh. Mata memancarkan isi hati dan pikiran seseorang. Bila hati baik- itu terlihat dari sinar matanya; bila pikirannya picik- itu juga akan terpancar dari sinar matanya.

Mencius juga berpikir demikian. Menurut Mencius, seseorang bisa mengelabui orang lain, tapi ia tidak dapat mengelabui Anda bila Anda memperhatikan matanya.

Tips ketiga, perhatikan bibirnya.

Maksud saya adalah Anda memperhatikan baik-baik apa yang ia ucapkan. Ketika Anda mengajukan pertanyaan, dan memberikan waktu kepadanya untuk menjawab pertanyaan Anda, perhatikanlah apa yang ia katakan.

Misalnya, Anda meminta pandangannya tentang sasaran kerja, etos kerja, etika, atau uang. Perhatikan apa yang ia katakan tentang topik-topik itu. Kata-katanya akan memaparkan apa isi hati dan pikirannya yang sesungguhnya.

Tips keempat, perhatikan bahasa tubuhnya. Antara jiwa dan tubuh ada keterkaitan yang sangat dekat. Gerakan tubuh bisa jadi cermin dari isi hati dan pikiran seseorang. Apakah seseorang berkata jujur atau tidak- ini akan terlihat dari bahasa tubuhnya. Oleh karena itu, perhatikanlah gerakan mata, bibir, tangan, kaki, badan dan bagian tubuh yang lain. Itu akan memberikan informasi bagi Anda tentang calon pekerja tersebut.

Tips yang kelima, perhatikan frekuensi suaranya.

Apakah orang berkata jujur- ini bisa dideteksi dari frekuensi suaranya. Bila informasi yang disampaikan tidak benar, nada suaranya akan mengungkapkannya. Sesuatu yang disampaikan dengan jujur akan menghasilkan suara dengan frekuensi yang normal; kata-kata yang tidak jujur akan mempunyai frekuensi yang tidak normal.

Tubuh tidak dapat menyembunyikan isi hati dan pikiran. Jadi, frekuensi suara seseorangpun bisa menjadi sumber informasi yang penting untuk mengetahui apakah calon pekerja mengucapkan yang benar atau tidak.

Semoga tips wawancara ini dapat membantu sebelum Anda memutuskan untuk mengangkat seseorang jadi pekerja di perusahaan Anda. Bila di perusahaan Anda tidak ada yang mempunyai keahlian untuk merekrut seseorang, mintalah jasa dari para pelaku rekrutmen untuk melakukan hal ini untuk Anda.

Tentu masih ada beberapa hal yang lain yang perlu diperhatikan seperti kesehatan dan informasi penting lainnya. Namun, kelima hal ini patut mendapat perhatian.

Link Terkait

Dokumen Apa Saja Yang Anda Butuhkan untuk Mendapatkan Izin Usaha?

Langkah-Langkah Mendirikan Perusahaan (PT)

Syarat Pendirian Perusahaan (PT)

Berapa Biaya untuk Mendirikan Perseroan Terbatas?

Bagaimana Langkah-Langkah Mendirikan Yayasan?

Apa Isi Pasal-Pasal Undang-Undang Yayasan yang Berlaku di Republik Ini?

Perizinan yang Dilayani Badan Perizinan Terpadu (BPT) Kabupaten Bogor

Delapan Saran untuk Pemegang Saham

Bagaimana Merancang Struktur Organisasi yang Efektif?

Tips Wawancara: Perhatikanlah Kelima Hal Ini Sebelum Mengangkat Seseorang Menjadi Pekerja di Perusahaan Anda

Contoh Uraian Jabatan Reservoir Engineer di Perusahaan Minyak

Melakukan Evaluasi Jabatan di Perusahaan

Metode Evaluasi Jabatan: Sepuluh (10) Faktor yang Dipehitungkan

Apa Peran Bisnis Proses dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi?



Copyright 2009-2016 putra-putri-indonesia.com


Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com (Free)

Enter Your E-mail Address
Enter Your First Name (optional)
Then

Don't worry — your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.