Bagi yang Mencapai Usia Pensiun, Pekerjaan Apa yang Menarik?
Apa yang Anda kerjakan pada usia pensiun? Mungkin Anda masih akan terus mengerjakan pekerjaan yang sama. Mungkin Anda akan menjadi konsultan pada bidang yang Anda kuasai. Bila pilihan itu tidak menarik, memilih pekerjaan setelah pensiun merupakan sesuatu yang menantang. Saya belum mencapai umur pensiun tahun ini. Usia saya baru mau 47 tahun. Masih ada 11 tahun sebelum mencapai usia pensiun. Namun demikian, saya tidak pernah berpikir pensiun dari dunia kerja. Pemikiran untuk berhenti dari perusahaan ada, tapi bukan untuk berhenti bekerja. Saya masih ingin bekerja, tapi mau melakukan sesuatu yang berbeda dengan pekerjaan sekarang.
Bagi Anda yang telah mencapai umur pensiun tahun ini dan belum punya rencana-rencana yang jelas ke depan, saya menyodorkan ide. Sederhana idenya. Cobalah Anda mengerjakan sesuatu yang selama ini Anda ingin kerjakan. Belasan atau puluhan tahun Anda mungkin tidak pernah melakukan apa yang ingin Anda lakukan. Anda barangkali telah membuat kompromi untuk waktu yang begitu lama. Anda tidak mengerjakan pekerjaan yang menarik buat Anda. Waktu Anda tersita bagi pekerjaan Anda. Tentu Anda patut bersyukur. Tuhan masih mengasihi Anda dan masih hidup sampai hari ini. Dia masih memberikan kesempatan untuk mengerjakan sesuatu yang berbeda. Jadi, buat Anda yang memasuki usia pensiun- inilah saat yang baik untuk mengerjakan sesuatu yang seharusnya Anda lakukan. Tentu yang ingin dikerjakan berbeda dari orang yang satu ke orang yang lain. Tiap orang mempunyai talenta masing-masing. Panggilan hidup tiap orang berbeda. Bagi yang ingin melakukan sesuatu yang berbeda, cobalah Anda ingat ide apa saja yang pernah terlintas dalam pikiran Anda. Bila Anda mempunyai buku harian, lihatlah buku harian Anda. Mungkin Anda pernah mencatat apa yang ingin Anda lakukan pada mada pensiun. Mungkin ada satu atau beberapa ide di mana Anda sangat terdorong untuk melakukannya. Saya misalnya, ingin punya banyak waktu untuk menulis, mengajar, mendorong orang untuk berpikir positif, atau memotivasi orang untuk menikmati hidup dengan mengerjakan pekerjaan yang sesuai bakatnya.
Bila belum tercatat, tulislah ide-ide yang pernah terlintas. Pilihlah satu atau dua ide yang paling menarik buat Anda. Pertimbangkanlah dengan matang dan ambil tindakan nyata untuk merealisasikannya. Jika Anda telah mempersiapkannya sebelum memasuki usia pensiun, tinjaulah rencana Anda sekali lagi dan realisasikan rencana-rencana Anda. Masih belum jelas atau belum ada ide? Bagaimana kalau Anda menulis pengalaman Anda? Tentu Anda memiliki segudang pengalaman. Anda telah hidup puluhan tahun dan pasti banyak pelajaran-pelajaran berharga yang bisa dipetik dari pengalaman hidup Anda. Petiklah prinsip yang Anda temukan dari pengalaman-pengalaman hidup Anda dan bagikanlahlah prinsip itu dengan memolesnya dengan pengalaman pribadi Anda. Dengan membagikan prinsip dan pengalaman pribadi dengan gaya menulis Anda sendiri, orang lain dapat memetik pelajaran dari pengalaman Anda. Orang lain tidak harus mengalami pengalaman Anda untuk memetik pelajaran yang sama. Begitulah sejarah. Kita belajar dari pengalaman orang lain. 'Sejarah adalah guru yang terbaik,' kata orang bijak. Tidak tahu bagaimana caranya? Anda bisa menulis di blog gratis atau di situs Anda sendiri. Blog gratisan biasanya tidak merangsang komitmen. Tetapi, bila Anda menyisihkan sedikit uang untuk membeli domain seperti yang saya miliki, komitmen Anda untuk menulis mungkin bisa terperlihara. Ada nasihat, 'di mana hartamu di situ hatimu.' Sesuatu yang kita raih dengan pengorbanan bisa menyita perhatian kita. Itulah ide yang bisa Anda pikirkan pada usia pensiun.
Artikel Terkait:
Pekerjaan, Dunia Kerja & Visi Indonesia Raya Hampir 70% waktu tersita untuk beraktifitas, dan yang paling banyak menyita waktu adalah pekerjaan. Oleh karena itu, pekerjaan merupakan topik yang sangat penting dalam hidup. Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Memilih Pekerjaan Sekalipun sulit memilih pekerjaan yang sesuai bakat, beberapa saran berikut dapat Anda pertimbangkan untuk dilakukan. Pertama, kenalilah diri Anda terutama potensi, bakat dan talenta yang Anda miliki. Contoh Uraian Jabatan untuk Reservoir Engineer di Perusahaan Minyak Uraian jabatan (job description) menjadi input yang sangat penting untuk melakukan evaluasi jabatan di perusahaan. Melakukan Evaluasi Jabatan di Perusahaan Dengan melakukan evaluasi jabatan, estimasi nilai/bobot dari sebuah pekerjaan dapat diketahui, yang selanjutnya dapat digunakan untuk menentukan golongan jabatan dan gaji seorang pekerja. Metode Evaluasi Jabatan: Sepuluh (10) Faktor yang Dipehitungkan Ada 4 faktor besar untuk mengevaluasi jabatan: pengetahuan, usaha, kondisi kerja, dan tanggung-jawab. Bagaimana Gaji Pokok Anda Ditentukan Gaji pokok biasanya ditentukan berdasarkan uraian tugas dan skala gaji yang berlaku di perusahaaan tersebut. Delapan Saran untuk Pemegang SahamSebagai Pemegang Saham, posisi Anda sangat vital dalam menentukan masa depan dunia kerja dan bisnis di republik ini. Inilah beberapa langkah yang dapat Anda pertimbangkan untuk memperbaiki dunia kerja dan bisnis. Doktrin Pembuktian Mensinkronkan keyakinan dengan perbuatan bukanlah perkara mudah, tapi Kaum Puritan mampu melakukannya. Mereka membuktikan diri sebagai orang yang percaya kepada Tuhan lewat pekerjaannya. Pekerjaan Sebagai Panggilan Panggilan harus diraih dan dilakukan dengan usaha-usaha yang serius dan keras. Askese Aktif Orang-orang yang hidup di biara melakukan askese pasif, tapi kaum Puritan melakukan askese aktif, yaitu menahan diri dari nafsu-nafsu badani, tetapi aktif di dalam dunia. Dari Pekerjaan pada Usia Pensiun ke Halaman Depan (Home)
|