Atribut-Atribut Allah

Atribut-Atribut allah

Saya belajar turunan atau derivatif dalam mata pelajaran Matematika di SMA. Bila ada persamaan y = x^2 + 2, maka turunannya, disingkat dengan dy/dx atau y aksen, adalah 2x. Dan kebalikan dari turunan adalah integral. Bila 2x diintegralkan, maka persamaannya menjadi y = x^2 +  c di mana c adalah konstanta.   

Saya meminjam istilah turunan di atas untuk menggambarkan hubungan antara atribut atau jati diri atau 'properti' pada manusia dan Allah. Atribut apapun yang dimiliki manusia diturunkan dari Allah.

Ini tidak berarti setiap atribut yang ada dalam diri manusia berasal dari Allah. Atribut yang buruk atau jahat- melawan orang tua, berzinah, mencuri, berbohong, dan menginginkan milik orang lain- bukan dari Allah. Itu datang dari diri manusia itu sendiri.  

Asumsi dasar untuk atribut yang diturunkan ini adalah bahwa manusia dicipta segambar dengan Allah. Manusia eksis karena Allah eksis, bukan seperti kata Descartes bahwa manusia ada karena ia berpikir. Bukan. Manusia eksis karena Allah mencipta manusia.

Dari eksistensi manusia dapat diperkirakan seperti apakah Allah itu. Paling tidak, beberapa attribut Allah dapat diketahui.

Atribut-atribut Allah yang dapat diturunkan kepada manusia.

Ada beberapa atribut manusia yang merupakan turunan dari atribut Allah. Pertama, sifat rohani.

Sekalipun eksistensi manusia memiliki aspek materi, manusia adalah mahluk rohani. Pandangan Plato yang mengatakan bahwa tubuh itu jahat- ini tidak benar. Benar bahwa manusia itu jahat, tetapi kejahatan itu bukan berasar dari aspek materi (tubuh). Kejahatan datang dari seluruh eksistensi manusia.

Namun demikian, manusia tetap merupakan pribadi yang bersifat rohani, yang memberi kemungkinan kepadanya untuk berhubungan dengan pribadi-lain yang bersifat rohani termasuk Allah itu sendiri. 

Kedua, kreativitas. Manusia dapat mencipta sesuatu dari apa yang ada. Manusia dapat membuat 'secondary creation' seperti mobil, pesawat terbang, handphone, kue, es krim, dan yang lain.

Bila manusia hanya dapat mencipta sesuatu dari apa yang ada, Allah dapat mencipta sesuatu dari yang tidak ada. Ia mencipta langit dan bumi dari yang tidak ada.    

Atribut-Atribut Allah

Ketiga adalah sifat adil dan benar. Kita sering menuntut keadilan dan kebenaran dari orang lain, masyarakat atau pemerintah. Kita tidak mau menerima perlakuan diskriminatif.

Bila orang lain mendapat bantuan dari pemerintah misalnya, kita juga ingin mendapat perlakuan yang sama. Kita tidak mau dihukum tanpa ada proses peradilan.

Di depan hukum setiap orang dianggap tak bersalah sampai ada bukti yang menyatakan seseorang bersalah.  

Atribut-atribut Allah

Keempat adalah rasional. Manusia adalah mahluk rasional. Kita mampu membedakan mana konklusi yang logis atau bukan. Rasionalitas ini juga ada pada Allah.

Ini tidak berarti bawah rasionalitas Allah sama dengan rasionalitas manusia. Ada saja hal-hal yang tidak logis menurut manusia, tetapi tetap logis menurut Allah. Ada perbedaaan antara yang kontradiksi dan yang kelihatan kontradiktif (paradoks). 

Kelima adalah sifat berkomunikasi. Kita dapat berkomunikasi dengan manusia lain. Di zaman now, hampir setiap jam bahkan setiap lima menit kita menggunakan handphone untuk membaca informasi terkini.

Bukan hanya dengan orang lain, kita juga dapat berkomunikasi dengan Allah. Sifat berkomunikasi ini juga dimiliki oleh Allah.

Masih ada attribut-attribut lain dalam diri manusia. Jujur, sabar, sempurna, bijaksana dan kasih- ini semua ini ada dalam diri Allah.

Tuhan adalah Pribadi yang jujur, sabar, sempurna, biajksana dan yang mengasihi umat manusia dan ciptaan-Nya. Ini tidak berarti semua attribut Allah ada dalam diri manusia.

Kemutlakan  misalnya, tidak ada dalam diri manusia. Manusia tidak memiliki kuasa absolut terhadap orang lain. Ini hanya dimiliki Allah.  

Itulah beberapa atribut yang dapat ditemukan dalam diri manusia, yang merupakan turunan dari attribut Allah. Tentu, ini adalah perkiraan-perkiraan rasional manusia yang perlu dibandingkan dengan penyataan Allah mengenai atribut-atribtu Allah. (JM) 

LINK TERKAIT

Mungkinkah Manusia Mengenal Allah?

Tubuh dan Jiwa

Apa Itu Worldview?

Mata Kuliah Filsafat

Berpikir Filosofis


Copyright 2009-2018 putra-putri-indonesia.com


Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com (Free)

Enter Your E-mail Address
Enter Your First Name (optional)
Then

Don't worry — your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.

Batas Wilayah Rasio

Liang Kubur

Start your own Business