Apa Itu Budaya Korporasi?

Bila Anda ingin mengetahui sekilas budaya korporasi dari sebuah perusahaan, Anda bisa melihatnya dari cara mereka menerima Anda ketika bertamu ke perusahaan tersebut. Sikap mereka menerima Anda merupakan sebagian dari budaya perusahaan tersebut. Apakah Anda diterima dengan ramah atau tidak, Anda bisa merasakannya. Nilai-nilai dari perusahaan yang tertuang dalam Kode Etik dan Perilaku, bila ada, akan mereka tunjukkan di sana.

Anda bisa juga melihat budayanya dari bagaimana lobby perusahaan dirancang. Pemikiran yang ada di balik budaya ditunjukkan dalam hal-hal yang kelihatan. Tentu, tidak selalu ada kecocokan antara nilai-nilai dan praktek di lapangan. Namun, apa yang dapat dilihat dari sebuah perusahaan merupakan ekspressi dari budaya perusahaan. 

Tentu, bukan hanya itu saja cermin dari budaya sebuah perusahaan. Masih ada kepemimpinan, pengaturan sumber daya manusia, keuangan, proses bisnis, kebijakan, sikap terhadap pelanggan, kepuasan karyawan, dan yang sangat penting adalah kinerja perusahaan tersebut. Itu adalah unsur-unsur yang sangat menentukan dari budaya sebuah organisasi. Elemen-elemen yang disebut tadi harus  dalam kesimbangan bila kultur organisasi mau disebut baik.

Bbudaya korporasi memiliki unsur yang kelihatan dan  yang tidak kelihatan. Yang kelihatan misalnya, bagaimana etika mereka menerima tamu. Yang tidak kelihatan adalah pemikiran tentang bagaimana menjalankan perusahaan dan apa yang akan diraih. 

Pada prinsipnya, budaya korporasi memiliki unsur yang kelihatan dan  yang tidak kelihatan. Yang bisa dilihat misalnya adalah sikap dan tata cara mereka menerima tamu, birokrasi untuk bertemu dengan karyawan, sikap satpam terhadap Anda. Anda bisa lihat kinerja, disain ruangan atau apa saja yang bisa dilihat dengan mata. 

Namun, ada hal yang tidak kelihatan, yaitu pemikiran yang telah dirumuskan oleh Leadership Team untuk menjalankan perusahaan, yang sering dituangkan dalam pernyataan misi dan visi. Dari situ terlihat apa sasaran perusahaan dan bagaimana itu dicapai. Ibarat kompas, misi dan visi akan mengarahkan perusahaan kepada satu tujuan yang mau diraih. 

Sekalipun misi dan visi sudah dirumuskan, menjabarkan dan melakukannya sangat menantang. Mudah untuk mensosialisasikan misi, visi dan sasaran perusahaan kepada setiap karyawan, tetapi tantangan yang paling sulit adalah mengajak setiap karyawan untuk bersama-sama berjuang untuk meraih visi dan misi itu. Ini seperti mendidik anak Anda di rumah; begitulah kira-kira tantangan untuk mengajak para karyawan untuk memiliki 'spirit' yangh sama untuk mencapai visi dan misi perusahaan.

Sulitnya menanamkan semangat ini karena hal ini menyangkut persoalan dasar setiap karyawan. Ketika pemikiran tentang pentingnya budaya organisasi  diberikan, pemikiran tersebut tidak selalu mudah diterima oleh karyawan. Pikiran tidak mudah dipengaruhi.  Ada pergulatan dalam pikiran. Ada resistansi. Tidak selalu ide untuk membangun budaya perusahaan diterima apalagi kalau karyawan sudah berada di 'comfort zone.'

Ini tidak berarti bahwa membangun budaya perusahaan merupakan tugas yang sia-sia. Harus diakui, ini merupakan tugas yang sulit. Ini membutuhkan komitmen. Banyak hal yang harus dilakukan, termasuk terus menerus  menanamkan pemikiran tersebut kepada pekerja tentang pentingnya budaya perusahaan yang baik dan menciptakan wadah agar pemikiran itu bisa dilaksanakan.

Itu sebabnya budaya korporasi tidak terjadi dalam satu atau dua tahun; dibutuhkan paling tidak lima tahun dengan asumsi bahwa usaha-usaha terus dilakukan dalam metode yang benar dan tidak diubah setiap ada pergantian pimpinan.(JM)


SEMINAR: CORPORATE CULTURE
ORGANIZER: PT. BUSINESS EXCELLENCE LUMINANCE
KONTAK: 0813-1141-8800
EMAIL: info@business-excellence-luminance.co.id



Copyright 2009-2017 putra-putri-indonesia.com


Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com (Free)

Enter Your E-mail Address
Enter Your First Name (optional)
Then

Don't worry — your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.


KONTAK
0813-1141-8800
0813-1122-1148

Jadwal Training

Habits of the Mind

Thinking with Six Hats

Luminance of the Mind

Effective Leadership

Effective Communication


"Budaya organisasi dimulai dari sebuah gagasan."


 Mau Ambil Kursus Jahit?

0813-1144-9940