Formulasi Edward de Bono

Formulasi Edward de Bono

Setiap kali saya menyaksikan perdebatan di sebuah pertemuan, rapat, atau acara tv, sosok yang terlintas di pikiran adalah Edward de Bono.

Ia dianggap sebagai orang yang paling berotoritas dalam topik berpikir. Ia penemu istilah parallel thinking dan sangat dikenal dengan Six Thinking Hats-nya: White Hat, Green Hat, Yellow Hat, Black Hat, dan Blue Hat.

De Bono juga yang menyingkap bagaimana pola pikir (thinking pattern) terbentuk. James Sire, penulis buku Habits of the Mind pun, mereferensikan metode de Bono untuk menemukan solusi-solusi praksis untuk pemecahan masalah.

Bagi Edward de Bono, mengapa perdebatan atau silang pendapat muncul- ini dikaitkan dengan perbedaan pola pikir.

Formulasi Edward de Bono:
informasi-pola pikir-tindakan

Pola pikir dibentuk oleh informasi. Informasi yang diterima pikiran dengan sendirinya membentuk pola. Informasi-baru yang lain akan membentuk pola baru lagi.

Bila informasi yang sama atau sejenis berulang-ulang masuk ke pikiran, informasi itu akan membentuk pola yang makin kuat. Dan bila informasi yang sama terus-menerus diterima dalam kurun waktu yang relatif lama, maka pola yang kuat akan bercokol kokoh di pikiran dan bila sudah bercokol kokoh, pola ini sangat sulit digusur.

Ketika seseorang menerima informasi yang berbeda dengan apa yang sudah diterima, maka informasi itu akan ditolak. Inilah alasan munculnya perdebatan atau debat kusir dalam petemuan, rapat, atau diskusi.

Pikiran hanya mau menerima informasi yang sama atau mirip sesuai dengan pola yang telah terbentuk.

Solusi: Paralel Thinking

Edward de Bono kemudian, mengembangkan sebuah metode untuk menghindari perdebatan ini. Paralel thinking namanya. Ketika dua atau tiga orang atau lebih berdiskusi, masing-masing dituntut menggunakan proses berpikir yang sama sampai ada aba-aba untuk menggunakan proses berpikir lain.

Jika seseorang memberi informasi atau bertanya, maka mitra diskusinya juga harus menjawab, memberi informasi atau bertanya. Bila yang satu berpikir positif, maka yang lain juga harus berpikir positif. Inilah yang disebut paralel thinking.

Tidak diizinkan ada dua proses berpikir yang berbeda dalam waktu yang telah disepakati. Dengan demikian, perdebatan atau debat kusir dapat dihindari.

Manfaat Formulasi de Bono: Tersingkirnya Perdebatan dan Efektifnya Pengunaan Waktu

Formulasi Edward de Bono dapat membantu untuk tidak berdebat kusir. Setiap ada godaan untuk berdebat, saya langsung mengingat enam topi berwarna dari de Bono: putih, hijau, kuning, hitam, merah dan biru dan masing-masing warna ini punya makna tersendiri.

Dalam diskusi, sering tidak cukup waktu untuk memberikan informasi atau argumentasi yang relatif lebih lengkap apalagi kalau moderator tidak ada. 

Selain itu, ketika berdiskusi, bertukar pendapat atau berdebat, seseorang biasanya tidak selalu mengikuti logika berpikir teman diskusinya karena ia cenderung mengikuti pola pikirnya sendiri.

Selain menghindari perdebatan, manfaat lain menggunakan formulasi Edward De Bono adalah penggunaan waktu yang efektif dan efisien.

Masalah bisa dipecahkan dalam waktu lebih singkat dibandingkan dengan metode yang umum, yaitu menggunakan proses berpikir yang alami. (JM/20 Sept. 2018)


Copyright 2009-2018 putra-putri-indonesia.com


Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com (Free)

Enter Your E-mail Address
Enter Your First Name (optional)
Then

Don't worry — your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.

Mengapa Isteri Cenderung Menguasai Suami?

Ini Tips Bagus untuk Mencegah Stress