Home
Artikel Terkini
Excellence
Public Training
In-House Training
Tujuan Hidup
Pengenalan Diri
Etika
Etos Kerja
Skill Dasar
Pekerjaan
Tenaga Kerja
Uang dan Harta
Pendidikan
Budaya
4_Life
Tentang Kami
Hubungi Kami
Privacy Policy
Site Search
Berlangganan

Subscribe To This Site
XML RSS
Add to Google
Add to My Yahoo!
Add to My MSN
Subscribe with Bloglines

Harga Diri dan Pidato Ir. Soekarno 'Ganyang Malaysia'

Pentingnya Harga Diri

Bilangan tak terhingga saya kenal ketika di Sekolah Menengah Atas (SMA). Keunikan bilangan ini, yang disimbolkan mirip logo korporasi Lippo, adalah bahwa angka itu tidak berubah sekalipun bilangan ini ditambah, dikurang, dikali ataupun dibagi dengan angka berapapun. Tidak ada angka yang bisa merubah nilainya; bilangan ini tetap sama,yaitu tak terhingga.

Manusia mempunyai aspek tak terhingga dalam dirinya, yang disebut kekekalan. Nilai itu melekat pada diri setiap individu sejak lahir. Bahkan nilai ini tak kunjung berubah sejak manusia eksis di bumi. Apakah normal ataupun tidak normal, gila atau waras, sehat atau sakit, cantik atau jelek, ganteng atau tidak, bergaji ratusan ribu per bulan atau ratusan juta rupiah per bulan- tiap individu memiliki sifat kekekalan ini. Bahkan nilai manusia hanya berbeda tipis dengan malaikat yang hidup di alam roh.

Tak ternilainya harga diri manusia merupakan 'grand design' dari Sang Pencipta. Manusia adalah mahkota dari seluruh ciptaan. Manusia adalah satu-satunya ciptaan yang menjadi perhatian utama Tuhan. Begitu mulia dan penting kehadiran manusia di bumi, Tuhan menugaskan manusia untuk memelihara bumi dan mengembangkannya. Kecuali malaikat, seluruh ciptaan yang hidup di air, darat dan udara ada dalam kuasanya. Tidak ada ciptaan yang tidak dalam otoritasnya.

Begitu tingginya martabat manusia membuat tidak ada ruang sekecil apapun untuk melecehkan orang lain. Tidak ada hukum yang membenarkan tindakan yang merendahkan martabat orang lain. Setiap tindakan yang melawan hak azasi manusia akan mendapat hukuman. Di negara bagian Colorado, Amerika Serikat misalnya, seorang warga Arab dihukum 28 tahun penjara karena melakukan pelecehan seksual kepada seorang pembantu dari Indonesia. Seseorang tidak berhak untuk melecehkan orang lain. Masyarakat manapun tidak berhak untuk merendahkan masyarakat yang lain; bangsa manapun tidak berhak menghina bangsa yang lain. Tiap individu, masyarakat dan bangsa memiliki martabat yang sama.

Dalam konteks bernegara, harga diri individu tercitra dalam bentuk kedaulatan bangsa. Individu (suami dan isteri) membentuk keluarga, keluarga membentuk masyarakat, dan masyarakat membentuk bangsa. Bila satu negara melecehkan kedaulatan negara lain pada hakekatnya negara itu melecehkan kedaulatan individu; negara itu melecehkan harga diri manusia. Begitu juga bangsa yang menganggap remeh martabat bangsanya sendiri; bangsa itu tidak menghormati martabat individu.

Ada benarnya isi pidato Ir. Soekarno berjudul 'Ganyang Malaysia.' Ia mengajak segenap bangsa Indonesia untuk melawan penghinaan terhadap martabat bangsa kita. Dalam pidatonya yang emosional itu, ia mengatakan, "Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysia keparat itu. Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya. Serukan, serukan ke seluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini. Kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat."

Tidak ada cara lain menegakkan harga diri kecuali melalui 'perang.' Apakah itu dalam bentuk phisik (bila perlu) atau non-phisik, martabat harus diperjuangkan. Martabat tidak datang begitu saja. Diperlukan kerja keras dan usaha yang sungguh-sungguh. Kehormatan atau kedaulatan bangsa harus diperjuangkan. Ia harus direbut. Tidak hanya direbut dari bangsa lain yang mencoba menginjak-injak harga diri bangsa, tetapi juga harus direbut dari masyarakat atau bangsa sendiri yang meremehkan martabat manusia. Dan soal tempat, di mana lagi kalau bukan dalam dunia kerja dan kehidupan sehari-hari. Tidak perlu harus ke luar dari batas negara untuk menegakkan martabat manusia. Di negeri sendiri kita menemukan banyak kisah yang merendahkan harga diri. Itu bisa terjadi di rumah, sekolah, kampus, kantor, dan institusi lainnya.

Solusi terbaik untuk meredam bangsa lain tidak menginjak-injak kedaulatan bangsa adalah dengan tidak menginjak-injak harga diri bangsa sendiri di tanah air. Bila martabat bangsa ditegakkan di negeri sendiri, bangsa lain tak sembarangan berani menghina bangsa kita. Kita harus memulainya di negeri ini. "Apa yang kau inginkan dilakukan orang lain kepadamu, lakukanlah itu kepada orang lain," begitu rangkuman The Golden Rule.

Artikel Terkait:

Seberapa Pentingkah Mengenal Diri
Sepenting apakah mengenal diri? Siapa diri kita? Untuk apa kita eksis? Untuk apa kita hidup? Dan apa tujuan dari keberadaan kita?

Berapa Besar Nilai Diri Anda
Bagaimana menilai diri yang sesungguhnya?

Menyingkap Tabir Roh (Jiwa) dan Tubuh
Apakah jiwa dan roh adalah sesuatu yang berbeda?

Mengenal Pola Pikir Diri Sendiri
Sejak dalam kandungan, proses pembentukan pola pikir telah dimulai.

Tips Merubah Pola Pikir
Anda mungkin masih mencari bentuk pola pikir yang Anda inginkan. Berikut adalah tips untuk merubah pola pikir.

Delapan (8) Tips Mencegah Stress Berlebihan
Apakah Anda sedang mengalami stress yang tidak normal? Berikut adalah tips mencegah stress berlebihan.

Permohonan dari Liang Kubur
Apakah jiwa orang mati dari 'liang kubur' dan jiwa orang hidup di surga bisa berkomunikasi satu dengan lainnya?

Asal Usul Orang Indonesia
Asal Usul orang Indonesia bukan dari negeri ini, tetapi dari lokasi tertentu di luar Nusantara.

Akhir Tahun 2009 Ditutup dengan 'Kepergian' Gus Dur
Mengapa Tuhan memanggil Gus Dur di akhir tahun?

Sinkronisasi Being, Knowing dan Doing
Apa rahasia agar relasi antara being, knowing dan doing-nya sinkron?

Dari Harga Diri ke Halaman Depan



Keep Learning Keep Growing

4Life Transfer Factor
Best Solution for your
Body Health

Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com

Enter your E-mail Address
Enter your First Name
Then

Don't worry -- your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.

Upcoming Seminar

Effective Meeting at Workplace
24 Mei 2012
Hotel Lumire, Senen, Jakarta
Rp1.000.000
Early Bird (before 14 Mei 2012),
Rp900.000

Organized by:
PT. Business Excellence Luminance
Management Consulting and Smart Training

Contact No.:
0813-1141-8800 or 021-2637-1155

Speaker: Judika Malau

'Testimony':

"Instruktur sudah sangat-sangat professional dan berpengalaman dalam penguasaan materi. Dari seminar yang diberikan, banyak manfaat yang membangun yayasan kami ke depan." (Wilfirmus Uwil, Yayasan ASRI, Kalimantan Barat)

Public Training in 2012
for People and Business to Grow

In-House Training



SPONSOR

Alma Butik dan Kursus Jahit