Persyaratan Pinjaman dari
Luar Negeri

Persyaratan Pinjaman

Sebelum Anda mengambil keputusan untuk mengambil pinjaman dari luar negeri, ada baiknya melihat persyaratan-persyaratan yang diminta oleh pendana dari luar negeri.

Persyaratan pendanaan di mana-mana relatif sama- apakah itu pinjaman dari dalam negeri atau dalam negeri. Tidak banyak perbedaan. Biaya pinjaman dan durasi proses tentu akan berbeda. 

Falsafah yang dipakai oleh pemberi pinjaman atau institusi keuangan juga berperan dalam pengambilan keputusan- apakah Yes atau No.

Masih ada kebijakan publik yang dapat mempengaruhi proses pengambilan keputusan. Jadi, mencari pinjaman dari luar negeri adalah salah satu opsi yang menarik.

Namun, Anda perlu memperhatikan persyaratan yang diminta oleh pendana dari luar negeri. Anda tahu transparansi, kejujuran dan kebenaran adalah beberapa prinsip yang ditekankan oleh pendana dari luar.

Biaya-biaya sudah pasti berperan. Jarak juga menentukan. Bila kantor pendana di Eropah atau Amerika Serikat misalnya, biaya-biaya operasional juga perlu dipertimbangkan. 

Persyaratan Pinjaman

Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum Anda membuat komitmen memilih pinjaman dari luar negeri. Ini kami petik dari pengalaman kami.

Pertama, periksa apakah dokumen-dokumen yang dipersyaratkan sudah Anda miliki. Legalitas perusahaan misalnya, ini tidak dapat dikompromikan.

Kalau legalitas perusahaan tidak valid, sudah pasti permohonan ditolak sekalipun proposal kelihatan bagus dan menjanjikan. Jadi, Anda perlu memastikan legalitas benar-benar valid.

Kedua, business plan. Rencana Anda dituangkan dengan jelas dalam Busines Plan- mulai dari alasan dibalik rencana proyek, rencana anggaran biaya, cash flow projection termasuk menunjukkan Net Present Value (NPV), Break Even Point (BEP), Return on Investment (ROI) dan Profitability Index (PI) usaha Anda bila itu proyek jangka panjang. 

Ketiga, sertifikat tanah dan perizinan on-hand. Sering sertifikat dan perizinan ini tidak on-hand. Ada yang mempunyai proyek pembangunan hotel bintang 4, tetapi hanya bermodalkan tanah dan proposal. Izin tidak ada. Sudah diurus, tetapi belum diambil dari instansi pemerintah. 

Investor tidak mau mendanai proyek seperti ini. Investor tidak mau berurusan dengan masalah-masalah mendasar seperti sertifikat tanah (SHM).

Investor juga tidak mau mendapat masalah karena perizinan belum beres seperti izin lokasi, AMDAL, atau Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Investor tidak mau mengambil resiko untuk menanamkan dananya pada proyek yang tidak aman.

Jadi, pastikan Anda sudah memiliki sertifikat tanah dan perizinan on-hand. Paling tidak, Anda mempunyai alasan kuat untuk mengamankan proyek selama proyek itu berjalan.

Persyaratan Pinjaman yang Penting:
Laporan Keuangan yang Diaudit

Keempat, laporan keuangan yang diaudit akuntan publik. Ini salah satu kegagalan yang sering dialami pemohon. Bila laporan keuangan tidak diaudit, investor dari luar negeri tidak menganggap Anda serius berbisnis.

Perusahaan yang laporan keuangan-nya tidak diaudit oleh akuntan publik tidak masuk kriteria pendanaan mereka.

Bila Anda mau mendapat pinjaman dari luar negeri, pastikan laporan keuangan Anda diaudit oleh Kantor Akuntan Publik yang bonafit.

Kelima, rekening koran perusahaan. Kalau rekening Anda tidak aktif dan minim transaksi, Anda tidak perlu membuang energi untuk mendapatkan pinjaman dari luar negeri.

Bila rekening koran perusahaan Anda tidak aktif- ini berarti perusahaan Anda tidak aktif. Sudah jelas perusahaan Anda belum masuk kriteria untuk mendapatkan pinjaman.

Persyaratan Pinjaman yang Menentukan: Nyali

Keenam, punya nyali. Bisa saja Anda memiliki rencana proyek yang bagus- ada proposal, ada  rencana anggaran biaya, ada proyeksi keuangan, proyek menguntungkan, tanah bersertifikat, perizinan lengkap, laporan keuangan diaudit akuntan publik, dan rekening koran aktif, tetapi kalau Anda tidak punya nyali untuk mengambil resiko, rencana Anda tidak ada artinya. 

Waktu yang Anda gunakan untuk mempersiapkan semua persyaratan sia-sia hanya karena Anda tidak berani melangkah lebih lanjut. 

Anda ingatlah prinsip ini. Bila Anda mau memetik buah mangga, Anda harus menanam biji mangga. Bila Anda menanam biji mangga, belum tentu itu tumbuh. Kalau pun tumbuh, itu belum tentu berbuah. 

Bila Anda tidak menanam, sudah pasti Anda tidak akan pernah mendapatkan buah mangga. Hanya kalau Anda menanam Anda mempunyai peluang. 

Dengan kata lain, Anda harus berani mengambil resiko. Untuk apa mempunyai impian proyek Rp300 Miliar, tetapi tidak berani menanam Rp100 Juta? Apa kata dunia? 

Bila Anda membutuhkan jasa konsultasi pendanaan, silahkan menghubungi kami.

Kontak: 0813-1141-8800


Copyright 2009-2020 putra-putri-indonesia.com


Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com (Free)

Enter Your E-mail Address
Enter Your First Name (optional)
Then

Don't worry — your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.

Kontak
0813-1141-8800

Bagaimana Mekanisme Pinjaman dari Luar Negeri?

Opsi Pendanaan Bagi Hasil (Profit Sharing)