Apa Pusat Alam Semesta?

Apa sich pusat alam semesta? Bagi kebanyakan orang, pertanyaan ini tidak mudah dijawab. Semakin sulit kalau mau disebut koordinatnya dalam tiga dimensi.

Lebih sulit lagi dijawab karena para ahli mengatakan bahwa alam semesta terus berkembang. Ibarat balon yang terus membesar karena diisi dengan angin, demikian juga alam semesta; alam semesta masih terus berkembang.

Tidak diketahui kapan alam semesta berhenti berkembang. Bila balon terus diisi dengan angin, balon akan meledak. 

Mengikuti analogi balon, bila alam semesta terus berkembang, alam semesta akan meledak suatu saat; Big Bang kedua terjadi.    

Kembali kepada pertanyaan awal- apakah pusat (inti) alam semesta? Pusatnya adalah bumi. Kenapa bumi? Karena hanya di bumi ada kehidupan dan hanya di bumi ada manusia.

Di planet atau galaksi lain tidak ada laut, ikan, pohon, Oksigen, burung, sapi, lembu, domba dan binatang lain. Walaupun air ada di atas langit, kehidupan seperti di bumi tidak ada di planet atau galaksi lain.

Di planet atau galaksi lain, manusia juga tidak ada. Film-film yang dibuat oleh para sutradara, yang mengisahkan adanya manusia-manusia 'aneh' di planet atau galaksi lain hanyalah imajinasi.

Kalaupun ada mahluk lain seperti Setan dan antek-anteknya- mereka berada di sekitar bumi. Mereka memilih lebih dekat dengan manusia.

Mereka tidak hidup di sekitar Mars, Jupiter, Venus, Pluto apalagi di galaksi lain. Untuk apa mereka beraktifitas di sana? Mereka memilih berada di sekitar manusia karena manusia adalah sasaran utama untuk mereka hancurkan.

Bila bumi adalah pusat alam semesta, apa pusat bumi?

Ini pertanyaaan menarik juga. Manusia adalah pusat bumi. Ciptaan lain bukan pusat bumi.

Manusia adalah ciptaan yang paling mulia dari seluruh ciptaan dan ciptaan lain eksis untuk manusia. Jangankan ciptaan lain, malaikat pun ditugaskan (salah satu) untuk melayani manusia. 

Kalau pusat bumi adalah manusia, siapa pusat manusia? Pusatnya adalah orang-orang yang sungguh-sungguh percaya kepada Allah.

Ini tidak mudah diidentifikasi manusia. Hanya Tuhan yang tahu. Kalaupun ada indikator yang bersifat lahiriah, yaitu  tindakan dan ucapan.

Mereka umumnya menghormati orang tua. Mereka tidak memiliki kecenderungan untuk melakukan perzinahan, membunuh orang lain, mencuri milik orang lain atau korupsi, berbohong dan menginginkan milik orang lain.

Mereka juga tidak punya kecenderungan untuk merusak alam, melakukan demo-demo hanya untuk meminta agar gaji naik, dan menggulingkan pemerintah.

Indikator lahiriah lain adalah rajin beribadah. Mereka hidup saleh.

Pusat alam semesta adalah orang-orang yang sungguh-sungguh percaya kepada Allah.

Orang yang sungguh-sungguh percaya kepada Allah tidak berarti mereka adalah orang-orang sempurna. Tingkat kesempurnaan mereka bervariasi.

Bisa saja ia perampok karena terdesak. Bisa saja ia politisi yang kadang terlibat korupsi. Mungkin juga ia pelacur untuk beberapa saat. Bisa saja ia pengemis sementara waktu.

Ia bisa saja bekerja sebagai office boy, penjual sayur, penjual lontong sayur, kondektur, supir, karyawan, direktur, CEO, lurah, camat, bupati, gubernur, jenderal, menteri bahkan Presiden.

Mereka bukan datang dari dunia ini. Mereka datang dari 'dunia lain.' Karena status yang unik ini, mereka sering melewati banyak kesulitan selama mereka hidup di dunia.

Apakah Anda adalah salah seorang dari pusat alam semesta? Coba diperiksa tanda-tanda lahiriahnya pada diri Anda. Bila ada, coba direnungkan dua atau tiga menit mengapa Anda hadir di dunia ini? (JM)

LINK TERKAIT

Mungkinkah Manusia Mengenal Allah?

Apa Tujuan Hidup Kita?

Tenang Menghadapi Kematian

Liang Kubur



Copyright 2009-2018 putra-putri-indonesia.com


Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com (Free)

Enter Your E-mail Address
Enter Your First Name (optional)
Then

Don't worry — your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.