Apa Perbedaan Agama dan Filsafat?

Agama dan Filsafat

Semenjak PILKADA DKI tahun lalu, minat saya untuk diskusi tentang agama berkurang. Sempat juga 'down' karena calon gubernur yang saya anggap jujur, professional dan transparan akhirnya kalah. Ada penistaan agama. Orang boleh berdebatlah soal itu dan saya tidak mau membahas itu lagi. Itu masa lalu dan bisa jadi pelajaran bagi negeri ini ke depan.

Topik yang mau saya bahas kali ini adalah tentang agama. Apa itu agama? Menurut Merriam-Webster Dictionary, agama adalah pelayanan dan penyembahan kepada Allah atau supra natural. Apakah itu agama Islam, Kristen Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Buddha, Kong Hu Cu dan agama-agama yang lain- statusnya sama. Masing-masing mau 'mencari' Sang Ilahi.

Yang berbeda hanya dalam ritual dan aturan main. Di agama Islam, ada sembahyang lima kali sehari, naik haji ke tanah suci, melakukan ibadah puasa sekali setahun, dan beragam aturan sesuai dengan Al Quran. Di agama Kristen baik Katolik atau Protestan, ibadah minimal sekali seminggu, kapanpun bisa berdoa kepada Sang Ilahi, ada baptisan, Perjamuan Suci dan aturan-aturan berdasarkan Kitab Suci.

Agama dan Filsafat

Agama Hindu dan Buddha juga punya ritual-ritual dan aturan-aturan sesuai dengan Kitab Suci-nya. Agama-agama lain juga demikian; ada ritual dan seperangkat aturan.

Sang Ilahi memang menyimpan banyak misteri. Tidak dapat diketahui siapa Dia. Manusia hanya meraba-raba tentang keberadaan-Nya lewat meditasi dan ciptaan alam- matahari, bulan, bintang, keindahan alam, dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam.  

Manusia mencoba mencari Allah dengan caranya sendiri dengan mengikuti kaidah-kaidah agama yang ia anut. Ia  berusaha memahami apa yang dikehendaki Sang Ilahi.

Tentu, manusia tidak datang kepada-Nya dengan kondisi mengantuk, ketawa terbahak-bahak seperti orang menonton Stand up Comedy atau tersenyum dengan lepas seperti orang di cafe apalagi mabuk.

Manusia berusaha sebaik mungkin tampil sempurna di hadapan-Nya mirip seperti seseorang mau bertemu dengan Presiden. Ada tata cara yang harus dipatuhi.

Apakah usaha-usaha untuk mencari Sang Ilahi akan berhasil? Apakah dengan melakukan ritual-ritual agama dan seperangkat aturan diterima Sang Ilahi? Tak ada yang tahu dengan pasti. Jawaban masih meraba-raba. Manusia tidak mungkin mengetahui apakah usaha-usahanya memenuhi kriteria Sang Ilahi atau tidak. 

Agama dan Filsafat: Beda Pendekatan.

Bila agama berusaha mencari Allah dengan seperangkat ritual agama dan kehidupan yang saleh, filosof berusaha mencari Sang Ilahi lewat pemahaman terhadap peristiwa-peristiwa alam dan lingkungannya. Filosof menggunakan rasio dan akal sehatnya untuk memahami kebenaran yang disajikan alam sekitarnya.

Apakah kebenaran itu logos seperti yang dipahami oleh Plato- rasio digunakan sebaik mungkin untuk memahami Kebenaran yang tertinggi. Bagi filosof seperti Plato misalnya, di dunia 'sana' ada Keberadaan yang kekal.  

Apakah filosof akan menemukan Keberadaan yang kekal? Apakah Sang Ilahi dapat ditemukan melalui akal? Apakah Sang Pencipta langit dan bumi dapat dipahami dengan kekuatan sendiri melalui meditasi atau perenungan? Tidak ada juga yang tahu dengan pasti. Yang ada hanya perkiraan-perkiraan atau keyakinan-keyakinan yang dibuat sendiri.

Agama dan filsafat sama-sama mencari Allah. Bila dalam agama pencarian kepada Sang Ilahi dilakukan dengan keyakinan lewat seperangkat ritual dan peraturan, maka filosof mencari Kebenaran Tertinggi dengan menggunakan rasionya. Pemeluk agama berusaha menjadi orang yang saleh; filosof berusaha menjadi orang bijak.

Apakah Sang Ilahi akan ditemukan? Tidak ada jawaban pasti. Bila ada anggapan bahwa lewat Filsafat Sang Ilahi tidak mungkin ditemukan, bagi pemeluk agama ini juga berlaku.

Manusia akan berusaha 'mencari' Sang Ilahi. Manusia akan kembali kepada-Nya. Ia akan berusaha menemukan Sang Ilahi lewat agama atau Filsafat. Ini merupakan perjalanan spitualitas yang panjang dan serius sampai Sang Ilahi memberikan diri-Nya ditemukan.(JM)


Copyright 2009-2017 putra-putri-indonesia.com


Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com (Free)

Enter Your E-mail Address
Enter Your First Name (optional)
Then

Don't worry — your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.

KONTAK

0813-1141-8800

Mata Kuliah Filsafat