Mengapa Proposal Bisnis Sering Ditolak?

Proposal bisnis sering ditolak - itulah keluhan yang sering saya dengar dari banyak pemohon dana. Duit sudah habis puluhan, ratusan juta bahkan ada yang kehilangan miliaran rupiah.

Dunia mediasi kadang dimanfaatkan orang-orang tertentu untuk mendapatkan uang dengan cara tidak benar. Ada yang berkedok seolah-solah pendana. Ada yang berpenampilan bahwa mereka punya link kepada pendana.

Berbagai cara digunakan untuk meyakinkan orang lain bahwa mediator dapat menjembatani pemohon dana dengan funder.  Namun, proses pendanaan sering tidak berhasil.

Para mediator pun dianggap penipu oleh pencari funder. Kepercayaan hilang kepada para mediator. Namun, para pemohon dana pun tidak bisa berbuat banyak karena tak punya link langsung ke funder.

Saya tidak mengabaikan adanya penipuan dalam dunia mediasi. Namun, sering kegagalan bukan hanya karena penipuan. Bisa saja proposal Anda tidak layak didanai.

Ide (impian) untuk merealisasikan proyek tidak dapat disajikan dalam bentuk proposal yang memenuhi standar bisnis- mulai dari tampilan luar seperti cover, urutan isi, feasibility study, akurasi data-data, perhitungan cash flow dan project schedule. Coba Anda lihat kembali proposal  Anda.

Setiap bidang memiliki prinsip. Demikian juga dalam pendanaan, ada prinsip. Ada standar dalam pembuatan proposal.  Bila standard ini dilanggar, kecil kemungkinan proposal disetujui oleh pendana.

Berhentilah menyalahkan para pelaku mediasi sekalipun dalam dunia mediasi ada yang main curang. Lebih baik Anda melihat kelemahan proposal Anda.

Tips agar Proposal Bisnis Diterima

Ini tips bagi Anda yang membutuhkan pendanaan. Pertama, sajikan proposal semenarik mungkin- mulai dari cover page dan isinya. Proposal yang tampilan luarnya menarik- ini bisa merangsang para mediator dan funder.

Bila para mediator yang professional atau funder melihat tampilan menarik dari proposal, Anda sudah memberikan salah satu sinyal bahwa Anda professional.

Tampilan luar dari proposal sudah memberikan sedikit informasi tentang bagaimana Anda menangani bisnis atau proyek Anda. Orang yang serius berbisnis menyajikan proposal sebaik mungkin.

Bila tampilan proposal tidak menarik, ini sudah mengurangi nilai ketertarikan dari funder atau mediator untuk mem-follow up proposal Anda.

Kedua, data-data sedapat mungkin akurat. Hindari me-mark up rancangan anggaran biaya (RAB) proyek Anda dengan secara berlebihan.

Para mediator atau funder tidak selalu memiliki angka pembanding. Namun, funder akan meminta timnya untuk mengevaluasi apakah angka-angka di proposal Anda masuk akal atau tidak.

Pada tahap ini, barangkali Anda sudah mengeluarkan uang untuk membiayai para mediator untuk mensurvey proyek atau kantor Anda. Mungkin Anda telah mengeluarkan belasan atau puluhan juta rupiah.

Bila angka-angka dalam proposal Anda dimark-up secara tidak rasional, kecil sekali proposal Anda disetujui. Dengan kata lain, proposal Anda akan masuk ke keranjang sampah. Jadi, hindarilah me-mark up  angka dalam proposal secara berlebihan.

Masih banyak hal yang perlu diperhatikan bila proposal bisnis Anda mau disetujui termasuk Feasibility Study (FS), yang sering menjadi salah satu persyaratan kunci dalam suksesnya permohonan pendanaan yang bernilai besar.

Bila Anda membutuhkan informasi bagaimana agar proposal proyek Anda diterima oleh pendana, hubungi kami. Kami memberikan jasa konsultasi pembuatan proposal bisnis dan konsultasi lain berkaitan dengan pendanaan.

   Kontak: 0813-1141-8800

E-mail: business.excellence.luminance@gmail.com
   PT. Business Excellence Luminance
   Taman Laguna Blok M-1, Cibubur, Jakarta


Copyright 2009-2019 putra-putri-indonesia.com


Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com (Free)

Enter Your E-mail Address
Enter Your First Name (optional)
Then

Don't worry — your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.

Kontak: 0813-1141-8800

Butuh Investor untuk Proyek Anda?

Persyaratan Pendanaan Proyek