Home
Artikel Terkini
Excellence
Public Training
In-House Training
Tujuan Hidup
Pengenalan Diri
Etika
Etos Kerja
Skill Dasar
Pekerjaan
Tenaga Kerja
Uang dan Harta
Pendidikan
Budaya
4_Life
Tentang Kami
Hubungi Kami
Privacy Policy
Site Search
Berlangganan

Subscribe To This Site
XML RSS
Add to Google
Add to My Yahoo!
Add to My MSN
Subscribe with Bloglines

Kekuatan Berpikir Negatif (Kritis)

Kebiasaan berpikir negatif (kritis) bisa memberikan citra yang negatif bagi Anda bila sering memperagakannya. Relasi dengan orang lain bisa jadi kurang baik; orang lain bisa menghindar untuk bergaul dengan Anda dan citra Anda bisa rusak dan hal ini bisa tersebar ke mana-mana.

Namun demikian, kekuatan berpikir kritis sangat besar. Pertama, ia mampu menahan gempuran ide-ide yang kelihatan menarik dan menjanjikan. Di tengah-tengah banyaknya persoalan, ide bisa digulirkan dan dibuat menarik sedemikian rupa. Data-data pendukung dan analisa disajikan. Ide dipresentasikan dengan begitu memukau. Namun, hanya proses berpikir kritislah yang bisa membendungnya. Ia mempelajari substansi dan motif di balik ide dan agenda tersembunyi. Ia memeriksa dengan teliti bagaimana sasaran akan diraih, mempelajari dampak bila ide diimplementasikan dan merinci hal-hal yang membuat ide tidak akan berjalan. Ia tidak mau dikecoh oleh usul-usul yang kelihatan menarik, tetapi membuat benteng dengan menggunakan asumsi bahwa orang lain bisa salah. Berpikir kritis akan menyajikan dampak buruk dari pemikiran-pemikiran mentah, menolak ide reformasi tanpa persiapan matang dan menyajikan implikasi negatif dari ide-ide spontan. Ia mampu mengusir ide-ide yang konyol dan membuat daftar kerugian bila ide-ide yang tidak matang diterapkan.

Kedua, ia dapat membendung pikiran-pikiran yang salah. Dalam lingkaran agama misalnya, pikiran-pikiran atau ajaran-ajaran aneh bisa muncul. Berpikir kritis bisa mematahkan pikiran, ajaran atau doktrin yang berlawanan dengan ajaran yang solid. Ia mampu melestarikan ajaran-ajaran yang baku. Ia lihai menunjukkan kelemahan ajaran-ajaran sesat yang dibungkus dengan retorika yang kosong. Ia dapat menghancurkan kekuatan persuasif dan janji-janji palsu dari pemimpin agama yang ingin mengelabui publik. Selain itu, berpikir negatif dapat merantai ajaran-ajaran membingungkan. Ia menguji asumsi-asumsi yang digunakan dan mengecek apakah ada harmonisasi antara prinsip yang satu dengan prinsip lainnya. Ia menelanjangi hal-hal yang tidak masuk akal dengan menyodorkan pikiran-pikiran umum (common sense), hati nurani, dan terutama informasi-informasi yang otoritatif. Ketiga, berpikir negatif mampu membuat daftar kelemahan dari data-data yang digunakan untuk mendukung hal-hal positif dari sebuah usulan. Ia tidak terpukau akan hal-hal yang menguntungkan atau menggiurkan. Ia mampu mengecek kesalahan dari data-data pendukung yang digunakan. Ia menyodorkan data-data yang paling otoritatif untuk menggugurkan data-data pendukung sebuah usulan dan menunjukkan kelemahannya. Ia menghitung kerugian- waktu, materi, tenaga, dan uang- kalau ide diterapkan. Dengan kata lain, ia menyajikan informasi penyeimbang dan alasan-alasan yang kuat untuk mematahkan usulan-usulan yang kelihatan menjanjikan.

Keempat, berpikir negatif mampu mengawal hal-hal baik dan menolak ide-ide yang kelihatannya bagus dan hebat, tapi berbahaya. Berpikir kritis bisa menjaga kestabilan sebuah kondisi. Ia menjaga agar ide-ide yang baru bukan merusak hal-hal yang sudah baik. Ia mengawal agar apa yang sudah berjalan dengan baik tidak dirusak oleh ide-ide yang belum teruji. Ia mencegah terjadinya hal-hal yang merugikan, membentengi progres yang telah berjalan dengan baik dan menjaga agar tetap stabil dan terus maju dalam koridor yang benar.

Bagaimana proses berpikir negatif melakukannya? Informasi. Ia menggunakan informasi yang terpercaya dan alasan-alasan logis.

Renungan:

  1. Bila ada usulan yang mungkin berbahaya, gunakankan proses berpikir negatif untuk menahannya; sajikanlah informasi yang akurat. Tunjukkanlah alasan-alasan yang kuat dalam kritik Anda.



Artikel Terkait:

Asal Usul Kebiasaan Mengkritik
Kebiasaan mengkritik bersumber dari mana? Mengapa kebiasaan ini melekat pada setiap orang?

Melemahkan Kebiasaan Mengkritik
Ada 6 langkah untuk melemahkan (mengurangi) kebiasaan mengkritik.

Melatih Pikiran dengan Membaca
Dengan membaca, pikiran-pikiran kering, kalut dan kusam akan tersingkir. Pikiran berangsur-angsur pulih; muncul gairah baru.

Mata Kuliah Filsafat: 'Nutrisi' untuk Pikiran

Mata kuliah Filsafat pantas dimasukkan dalam daftar mata kuliah-dasar pada kurikulum mahasiswa.

Kecakapan Dasar untuk Putra-Putri Indonesia
Sepuluh Kecakapan dasar yang Anda perlukan untuk mencapai sasaran hidup pribadi Anda.

Daftar Artikel di Putra-Putri-Indonesia.com

Dari Kekuatan Berpikir Negatif ke Halaman Depan

Berlangganan Putra-Putri-Indonesia.com

Sebelum Anda meninggalkan Putra-Putri-Indonesia.com, silahkan meninggalkan alamat e-mail dan nama Anda. Ini hanya digunakan untuk mengirimkan e-magazine secara berkala kepada Anda.


Enter your E-mail Address
Enter your First Name (optional)
Then

Don't worry -- your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.


Facebook Putra-Putri Indonesia

Anda bisa juga menjadi fans dari Putra-Putri Indonesia untuk mendapatkan update tentang website ini. Silahkan kunjungi Facebook Putra-Putri-Indonesia dengan meng-klik link dibawah ini.

Putra-Putri Indonesia


Memperkenalkan Putra-Putri-Indonesia.com
kepada Teman-Teman

Bila berkenan, silahkan memperkenalkan website ini kepada teman-teman Anda agar tujuan dari website ini bisa terwujud.




Keep Learning Keep Growing

4Life Transfer Factor
Best Solution for your
Body Health

Berlangganan
Putra-Putri-Indonesia.com

Enter your E-mail Address
Enter your First Name
Then

Don't worry -- your e-mail address is totally secure.
I promise to use it only to send you Putra-Putri-Indonesia.com.

Upcoming Seminar

Effective Meeting at Workplace
24 Mei 2012
Hotel Lumire, Senen, Jakarta
Rp1.000.000
Early Bird (before 14 Mei 2012),
Rp900.000

Organized by:
PT. Business Excellence Luminance
Management Consulting and Smart Training

Contact No.:
0813-1141-8800 or 021-2637-1155

Speaker: Judika Malau

'Testimony':

"Instruktur sudah sangat-sangat professional dan berpengalaman dalam penguasaan materi. Dari seminar yang diberikan, banyak manfaat yang membangun yayasan kami ke depan." (Wilfirmus Uwil, Yayasan ASRI, Kalimantan Barat)

Public Training in 2012
for People and Business to Grow

In-House Training



SPONSOR

Alma Butik dan Kursus Jahit